Terkait Gambar Uang Seribu, Anggota DPRA Somasi Gubernur Bank Indonesia

Terkait Gambar Uang Seribu, Anggota DPRA Somasi Gubernur Bank Indonesia

BERITAKINI.CO | Anggota DPRA Asrizal ASNAWI (40) melayangkan somasi pada gubernur Bank Indonesia (BI), Selasa (3/1/2017). Asnawi meminta gubernur BI segera menarik uang kertas pecahan seribu dari peredaran dan menganti gambar Pahlawan Nasional Cut Meutia dengan gambar yang menggunakan penutup kepala sebagaimana seorang muslimah sesuai dengan Pasal 17 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 Tentang Mata Uang.

“Kami juga meminta BI untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan Pemerintah Aceh sebagaimana Pasal 269 UU Nomor 11 Tahun 2006 Tentang Pemerintahan Aceh,” kata Kuasa Hukum Asrizal, Safaruddin dalam siaran persnya yang diterima BERITAKINI.CO.

Safaruddin mengancam, mereka memberi waktu pada gubernur Bank Indonesia paling lama tujuh hari sejak hari ini. “Jika somasi ini diabaikan maka kami akan menempuh jalur hukum,” katanya.

Menurut Safaruddin, ada beberapa alasan yang membuat mereka mengajukan somasi ke BI. Salah satunya lantaran penggunaan gambar Cut Mutia dalam uang kertas pecahan seribu dapat melemahkan pelaksanaan syariat Islam di Aceh.

Sebagaimana diatur dalam pasal 13 Qanun Nomor 11 Tahun 2002 Tentang Pelaksanaan Syariat Islam menyebutkan setiap orang Islam di Aceh wajib berbusana Islami.

“Untuk mengukur busana Islami ini terdapat empat kriteria,  diantaranya, aurat bagi perempuan adalah seluruh anggota tubuh kecuali wajah dan telapak tangan. Rambut perempuan adalah bagian anggota tubuh yang wajib ditutup,” kata Safaruddin.(*0

Penulis
Rubrik

Komentar

Loading...