Cegah Kaum Milenial Golput, Ini yang Dilakukan KIP Agara

Cegah Kaum Milenial Golput, Ini yang Dilakukan KIP Agara
KIP Aceh Tenggara sosialisasi Pemilu untuk pemilih pemula. Foto: Jupri/BERITAKINI.CO

BERITAKINI.CO, Kutacane | KIP Aceh Tenggara terus berupaya memberikan pendidikan politik seperti cara mencoblos pada 17 April 2019. Untuk kesekian kalinya, golongan yang disasar adalah para kaum milenial.

Untuk itu, KIP Aceh Tenggara telah menyambangi puluhan Sekolah Menengah Atas (MA) di kabupaten itu.

"Sedikitnya ada 30 sekolah, SMA dan MA, serta pondok pesantren. Hanya sekolah SMK di Agara yang belum, karena sedang ujian," kata Kasubag Teknis dan Humas KIP Agara, Sufli Hadi, Senin (18/3/2019) .

Generasi milenial memang menjadi salah satu target sosialisasi untuk mencegah potensi tingginya angka golput pada pemilu nanti. Apalagi jumlah kaum milenial, khususnya kelompok pemilih pemula, relatif banyak.

Saat ini, kata Sufli, total terdapat 9.444 pemilih pemula atau generasi milenial yang ada di Aceh Tenggara.

"KIP bisa mencegah golput hingga tiga puluh persen jika berhasil mengedukasi pemilih pemula tersebut," katanya.

Selain keluar masuk sekolah, kata dia, KIP juga menggelar sosialitasi di tempat-tempat ibadah seperti masjid dan gereja.

"Kita fokus sosialisasi terhadap pemilih pemula, perempuan, dan disabilitas untuk mencegah tingginya golput ," katanya.

Di antara materi sosialisasi yang disampaikan, kata Sufli, adalah tata cara pencoblosan surat suara dengan benar, sesuai aturan yang berlaku.

Dengan demikian, kata dia, diharapkan pemilih milenial khususnya pelajar yang baru pertama mengikuti pencoblosan, bisa lebih paham sebelum masuk ke bilik suara.

KIP Agara sendiri, kata Sufli, menargetkan jumlah partisipasi pemilih di atas 80 persen dari DPT. Adapun total DPT Aceh Tenggara adalah 147.669 jiwa, termasuk pemilih tambahan

"KIP Agara targetkan dari jumlah DPT, minimal tercapai di atas 80 persen pemilih, paling tidak angka golput tertekan hingga 30 persen," pungkasnya.

Komentar

Loading...