Pembunuhan di Aceh Tenggara, Pelaku Habisi Nyawa Pemilik Kebun Kemiri Pakai Parang

Pembunuhan di Aceh Tenggara, Pelaku Habisi Nyawa Pemilik Kebun Kemiri Pakai Parang

BERITAKINI.CO, Kutacane | Polisi mengungkap fakta baru kasus pembunuhan pemilik kebun kemiri di Desa Tanjung Sari, Kecamatan Leuser, Aceh Tenggara, Jumat (7/6/2019).

Pelaku bernama JLH Siburian (34) warga Desa Pardomuan II, Kecamatan Babul Makmur, Aceh Tenggara menghabisi nyawa pemilik kebun kemiri, Rotua Simanjuntak (55), warga Pardomuan I, menggunakan parang.

Pelaku juga telah merencanakan aksi pembunuhan tersebut sebelumnya.

Pelaku menghabisi nyawa korban seorang diri pada Jumat sore (7/6/2019) sekira pukul 17.00 WIB, di dalam kebun milik korban.

Pelaku nekat membunuh korban karena tak terima dituduh telah mencuri kemiri milik korban.

Baca: Tak Terima Dituduh Mencuri, Pria ini Diduga Bunuh Pemilik Kebun Kemiri di Aceh Tenggara

"Berdasarkan pemeriksaan terhadap pelaku dan olah TKP, aksi pembunuhan itu memang telah direncanakan oleh JLH Siburian terhadap korban,"  kata Kapolres Aceh Tenggara AKBP Rahmad Har Deny melalui Kasat Reskrim Iptu Kabri, Sabtu (8/6/2019).

Pelaku menghabisi nyawa korban dengan cara menebas bagian leher belakang dan samping, serta bagian paha korban.

Usai melakukan aksinya, pelaku langsung menyerahkan diri ke Mapolsek Babul Makmur.

Polisi juga telah selesai melakukan autopsi jasad korban di RSUD Sahudin Kutacane.

Usai autopsi pada Sabtu dini hari (8/6/2019), jasad korban diserahkan kepada keluarganya untuk dikebumikan.

"Sementara pelaku yang sudah ditetapkan sebagai tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Agara guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut," katanya.

Editor
Rubrik

Komentar

Loading...