Tak Hanya di Pidie, Kawanan Gajah Liar Juga Masuk ke Pemukiman Penduduk di Bener Meriah

Oleh ,
Tak Hanya di Pidie, Kawanan Gajah Liar Juga Masuk ke Pemukiman Penduduk di Bener Meriah
Kawanan gajah liar di Bener Meriah

BERITAKINI.CO | Kawanan gajah liar juga dilaporkan keluar masuk ke dalam pemukiman dan perkebunan warga di Bener Meriah sejak sebulan terakhir.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bener Meriah melaporkan, sedikitnya ada 40 ekor gajah liar yang kerap wara-wiri di tiga desa di Kecamatan Pintu Rime Gayo tersebut.

Kabid Kedaruratan BPBD Bener Meriah Agus Ampera mengatakan, gajah liar tersebut masuk ke perkampungan masyarakat dan merusak areal perkebunan.

"Itu terjadi di Desa Menderek, Desa Singgah Mulo, dan Desa Arul Gading, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Bener Meriah," kata Agus, Rabu (7/11/2018).

Menurutnya, kawanan gajah liar itu telah berada di dekat pemukiman warga di Kecamatan Pintu Rime itu sejak sebulan terakhir.

Dalam seminggu terakhir, upaya penggiringan terus dilakukan tim gabungan yang terdiri dari BKSDA, TNI-Polri dan masyarakat setempat.

"Kondisi sekarang sudah digiring ke hutan, itu kan ada semacam parit mungkin tertutup sehingga masuk gajahnya. Sudah sekitar satu minggu digiring, itu gajahnya berjumlah 40 ekor," ungkapnya.

Gajah menyasar perkebunan warga, seperti kebun tebu, kopi, dan tanaman produktif lainnya.

Baca: Kawanan Gajah Liar Masuk ke Perkampungan di Pidie, Warga Kucar-kacir

Keberadaan gajah liar ini juga membuat masyarakat resah sehingga tak berani meladang. Setidaknya, ada sekitar 73 kepala keluarga terpaksa mengungsi ke desa tetangga.

"Korban terdampak berada di Desa Menderek 27 KK, Desa Singgah Mulo 17 KK dan Desa Arul Gading 29 KK. Sementara korban yang mengungsi berada di Desa Menderek 27 KK, Desa Singgah Mulo : 17 KK, Desa Arul Gading 29 KK," pungkasnya. | MAG-02

Rubrik

Komentar

Loading...