Tahun 2025, Lebih dari Setengah Jaringan Dunia Gunakan 5G

Tahun 2025, Lebih dari Setengah Jaringan Dunia Gunakan 5G
Huawei memprediksi 5-6 tahun ke depan teknologi 5G baru akan tersedia bagi semua orang. Foto/ist

BERITAKINI.CO | Perkembangan teknologi 5G belakangan cukup pesat, terlebih sejumlah pabrikan handphone sudah merilis perangkat 5G. Namun komersialisasi 5G yang masif diperkirakan baru akan berlangsung tahun depan.

Korea Selatan telah berhasil mengomersialkan jaringan 5G, tapi sampai sekarang hanya smartphone Samsung Galaxy S10 5G yang tersedia untuk digunakan. Dan itu dipastikan akan sangat terbatas karena S10 5G adalah ponsel kelas atas.

Untuk saat ini, 5G akan tetap menjadi komoditas mahal, baik harga ponsel atau operator, tetapi seiring waktu, teknologi internet supercepat itu akan tersedia untuk semua orang.

Terkait hal itu, Huawei percaya miliaran pengguna akan berada di jaringan 5G dalam waktu lima tahun ke depan.

Huawei kemarin mengadakan konferensi analis dan mengatakan beberapa hal tentang 5G. Wakil Ketua Huawei, Hu Houyi, memberikan prediksi Huawei tentang 5G.

"Perusahaan percaya bahwa pada 2025, akan ada 6,5 ​​juta 5G BTS dan 2,8 miliar pengguna 5G di seluruh dunia," katanya seperti dilansir dari laman TechWeb.

Dia menambahkan, angka ini akan mencakup 58% pengguna jaringan di dunia. Ini berarti Huawei memperkirakan lebih dari setengah pengguna jaringan dunia bakal berada di jaringan 5G dalam waktu sekitar enam tahun.

Pertanyaannya, bukankah dalam waktu enam tahun kita sudah memasuki jaringan 6G, 7G, atau mungkin 8G? Bahkan perkembangan saat ini menyebutkan 6G akan siap dalam beberapa tahun mendatang.

Rubrik
Sumber
Sindonews.com

Komentar

Loading...