Taat Hukum, Hermes Palace Banda Aceh akan Bayar Hak-hak Octowandi

Taat Hukum, Hermes Palace Banda Aceh akan Bayar Hak-hak Octowandi
Hermes Thamrin

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Pimpinan Hermes Palace Hotel Banda Aceh, Hermes Thamrin mengatakan, sebagai warga negara, dia akan taat kepada hukum dan akan menjalankan perintah pengadilan.

“Saya tidak mau mengurangi hak orang, tapi juga tidak mau banyak berargumentasi tentang hukum. Semuanya sudah saya serahkan pada kuasa hukum,” kata Hermes Thamrin saat dikonfirmasi BERITAKINI.CO ihwal putusan Mahkamah Agung menghukum Hotel Hermes Palace Banda Aceh untuk membayar hak-hak mantan general managernya, Octowandi. 

Hermes Thamrin sempat mengajukan Peninjauan Kembali (PK) atas putusan Mahkamah Agung tersebut, namun ditolak.

“Bagi saya jika memang hukum memerintahkan untuk bayar, saya siap untuk membayar,” katanya.

“Bagi saya enggak ada masalah.”

Kuasa Hukum Hotel Hermes Palace Banda Aceh, Refman Basri mengakui jika putusan PK tersebut telah turun ke Pengadilan Negeri Banda Aceh.

Namun menurut Refman, putusan tersebut sejatinya akan diteruskan ke Pengadilan Negeri Medan, dimana tempat Refman berdomisili.

“Sampai tadi siang saya sudah bertanya kepada Pengadilan Negeri Medan, belum ada relas dari Pengadilan Negeri Banda Aceh. Mungkin masih dalam proses birokrasi,” katanya, Kamis malam.

Refman mengatakan, jika relas telah diterima, maka kliennya akan menjalankan kewajiban tersebut.

“Jadi jangan buru-buru bicara akan mempailitkan. Apanya yang akan dipailitkan? Enggak mengerti hukum jangan bicara hukum,” tegasnya.

Baca: Octowandi Ancam Pailitkan Hermes Palace Banda Aceh

Menurut Refman, syarat untuk mengajukan pailit suatu badan usaha tersebut sedikitnya harus memenuhi dua hal, salah satunya yaitu hutang yang belum dibayarkan.

“Sedangkan dalam kasus ini bukan tentang utang piutang tetapi soal kewajiban. Jika putusan pengadilan sudah diterima kita siap membayar,” katanya.

Dia juga meminta Octowandi tidak krasak–krusuk, karena kliennya adalah warga negara yang taat hukum.

“Kita siap untuk membayar jika sudah datang suratnya. Sama seperti  bayar pajak, jika belum datang tagihannya bagaimana kita mau membayarnya, kan tidak tahu berapa jumlahnya. Jadi tolong Octo jangan krasak-krusuk sampai ngomong mau mempailitkan segala,” katanya.

Rubrik
LOKER BERITAKINI

Komentar

Loading...