Peran Pak Cek Sebagai Ketua KONI Aceh Besar Dipertanyakan

Peran Pak Cek Sebagai Ketua KONI Aceh Besar Dipertanyakan
Saifuddin alias Pak Cek

BERITAKINI.CO, Jantho | KONI Aceh Besar sedang mendapat sorotan. Ini menyangkut kontribusinya dalam menyiapkan atlet-atlet yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Aceh (PORA) XIII.

Ketua Fokus GEMPAR Sirathallah mengatakan, Ketua KONI Aceh Besar Saifuddin alias Pak Cek seperti hilang ditelan zaman.

“Tidak pernah tampak untuk ikut memberi adil menyukseskan event ini,” katanya pada BERITAKINI.CO, Rabu (8/11/2017).

Sirathallah berharap sikap Pak Cek tersebut bukan lantaran ekses dari kekalahannya pada Pilkada 2017 lalu. Seperti diketahui, Pak Cek adalah pesaing utama Bupati Aceh Besar Mawardi Ali pada pesta demokrasi 2017 lalu.

“Semoga bukan karena kalah dalam pilkada sehingga menjadi lesu dalam mengelola organisasi besar di Aceh Besar ini,” kata Sirathallah.

Dia juga menyarankan agar Pak Cek mengundurkan diri jika memang tidak lagi mampu mengelola KONI.

“Bisa saja mengundurkan diri agar proses organisasi dapat berjalan normal. Pemuda Aceh Besar akan mendukung penuh even PORA ini,” katanya.

Pemerintah Aceh Besar memang terus menggenjot segala persiapan pelaksanaan PORA XIII yang akan digelar pada November 2018 mendatang.

Melalui Panitia Penyelenggara (PP) PORA, saat ini telah disusun perencanaan pembangunan sport center yang di dalamnya akan diisi berbagai veneu cabang olahraga.

Pemerintah Aceh Besar dan PP PORA juga telah mendapatkan komitmen Pemerintah Aceh dimana untuk pembangunan sarana dan prasarana olahraga  tersebut akan dialokasikan Rp 80 miliar dana yang bersumber dari APBA 2018.

Baca: Pemerintah Aceh Alokasikan Rp 80 Miliar untuk PORA XIII

Di sisi lain, sebagai tuan rumah, Aceh Besar juga memiliki target untuk mengunci kemenangan pada PORA XIII ini.

Bupati Aceh Besar Mawardi Ali mengatakan, Aceh Besar harus bisa tampil sebagai juara umum, terutama karena para atlit tak lagi harus mengikuti Pra PORA.

“Ini memang menguras pikiran,  tenaga dan dana. KONI Aceh Besar bagaimana target untuk merealisasikan ini? Apakah perlu kita duduk lagi?” kata Mawardi awal November 2017 lalu.

Di sisi lain, merebak juga gagasan agar Pemerintah Aceh Besar membentuk tim untuk urusan prestasi atlet ini. Hal ini dinilai penting menyusul minimnya kontribusi KONI Aceh Besar selama ini.(*)

Komentar

Loading...