Sortir RKA SKPK, Legislatif Pidie Temukan Program-program Tak Relevan

Sortir RKA SKPK, Legislatif Pidie Temukan Program-program Tak Relevan

BERITAKINI.CO, Sigli | Proses pembahasan Rancangan APBK Pidie 2018 masih berjalan alot. Legislatif mengaku menemukan sejumlah program usulan eksekutif yang tak relevan.

Ketua DPRK Pidie Muhammad mengatakan, program-program itu ditemukan oleh Kelompok Kerja (Pokja) Pembahasan RAPBK saat melakukan bedah rancana kerja anggaran (RKA) dengan SKPK.

"Ada usulan yang tidak relevan, kami meminta untuk diperbaiki," ujar Muhammad yang ditemui wartawan, Kamis (15/2/2018).

Muhammad AR tidak menyebutkan berapa usulan dan SKPK apa saja yang mengusulkan program-program tersebut.

Dia hanya mencontohkan bahwa pokja menemukan ada usulan anggaran untuk biaya pemotongan kelapa hingga biaya angkut. “Namun objek yang hendak dipotong tersebut tidak ada,” katanya.

Hasil temuan-temuan seperti itu, katanya, dilaporkan pokja ke banggar DPRK, sehingga Banggar meminta eksekutif untuk diperbaiki dan dialihkan kepada kegiatan lain.

"Dari usulan itu bisa kita selamatkan hingga Rp 300 juta, yang kita dialihkan untuk program yang bermanfaat," ujar Muhammad.

Sekretaris DPRK Pidie A Hamid yang dikonfirmasi BERITAKINI.CO mengatakan hari ini dijadwalkan paripurna penyampaian pendapat akhir fraksi.

"Nanti ada pendapat akhir dan kemungkinan nanti malam penutupannya," kata Hamid.

Penulis
Rubrik

Komentar

Loading...