Solar Langka, Harga Ikan di Aceh Jaya Melonjak Gara-gara Nelayan Tak Melaut

Oleh ,
Solar Langka, Harga Ikan di Aceh Jaya Melonjak Gara-gara Nelayan Tak Melaut

BERITAKINI.CO, Calang | Langkanya solar subsidi di Kabupaten Aceh Jaya, berimbas pada minimnya pasokan ikan hasil tangkapan nelayan. Akibatnya, harga ikan pun melonjak.

"Saat ini sangat sangat mahal. Kalau dulu ikan tongkol kami biasa ambil Rp16 ribu per kilo, sekarang mencapai Rp 28.000 per kilo," kata Isvandi (35), salah seorang pedagang ikan keliling kepada BERITAKINI.CO, Jumat (28/12/2018).

Kata dia, kenaikan harga bukan hanya pada jenis ikan tongkol saja, namun hampir pada semua jenis ikan.

Baca: Solar Langka, Nelayan Aceh Jaya Sudah Dua Pekan Tidak Melaut

“Selain mahal, pasokan ikan juga berkurang. Kami terpaksa ambil ikan dari wilayah Aceh Selatan,” kata dia.

Naiknya harga jual ikan itu tak membuat pedagang meraup keuntungan. Sebaliknya, mereka justru mengalami kerugian akibat sepinya pembeli.

“Saat ini penjualan menurun karena masyarakat tidak mau beli karena mahal. Kalau sebelumnya kami bisa mejual sekitar 100 kilo gram dalam sehari, saat ini hanya bisa terjual sekitar 50 kilo saja," kata Isvandi.

Panglima Laot Lhok Calang M Yunan mengatakan, saat ini lebih dari 360 nelayan di wilayah itu tidak melaut karena BBM jenis solar langka.

“Karena tidak melaut nelayan jadi tidak ada penghasilan, bahkan saat ini sebagian nelayan hutangnya sudah menumpuk dengan bos masing-masing,” kata M Yunan.

Sebelumnya diberitakan, nelayan di Kabupaten Aceh Jaya sudah dua pekan tidak melaut karena kesulitan mendapatkan solar subsidi.

Kelangkaan BBM bersusidi di Kabupaten Aceh Jaya terjadi pasca PT Pertamina (Persero) Marketing Branch Aceh menjatuhkan sanksi kepada tiga SPBU di wilayah itu karena melakukan pelanggaran menyalurkan BBM bersubsidi kepada yang tidak berhak.

Editor
Rubrik

Komentar

Loading...