Simak 4 Langkah Mengemudi Tetap Aman Selama Puasa

Oleh ,
Simak 4 Langkah Mengemudi Tetap Aman Selama Puasa
Seorang Wanita Berhijab Mengendarai Mobil. (Foto: Shutterstock)

BERITAKINI.CO | Mengemudi selama bulan Ramadan tetap harus dijalankan bagi banyak orang yang mengandalkan mobilitas hariannya menggunakan kendaraan pribadi.

Meski kondisi lemas dan konsentrasi berkurang akibat tidak adanya asupan yang biasa dipasok di hari biasa, mengemudi aman selama puasa masih tetap bisa dilakukan.

Menurut, Yuniadi Haksono Hartono, External Affairs & Communications Director, GM Indonesia, Kami memahami bahwa banyak orang tetap akan menghabiskan waktu di jalan, pada saat bulan Ramadhan ini.

Oleh karena itu, Chevrolet Indonesia senantiasa mengajak pengemudi untuk selalu menjaga kesehatan dan memerhatikan asupan makanan yang sehat dan seimbang selama bulan Ramadhan agar tetap menjaga konsentrasi dan fokus saat mengemudi.

"Selain itu, Chevrolet pun mengimbau agar selalu mengutamakan kepada keselamatan dan keamanan selama berkendara melalui beberapa tips yang dapat diterapkan oleh para pengendara," katanya.

Banyak tips dan cara yang bisa dilakukan pengemudi selama puasa dalam menjaga keamanan dan meminimalisir terjadinya kecelakaan selama mengemudi di bulan ramadan.

Berikut empat langkah yang harus diperhatikan mengemudi aman selama berpuasa:

1. Jaga Kecepatan

Jaga kecepatan kendaraan yang berpotensi mengakibatkan kecelakaan, sebab fisik orang yang tengah menjalankan puasa tidak sebugar dibanding saat tidak berpuasa. Rasa kantuk akan muncul ketika badan terasa tidak bugar. Oleh karena itu, berkendaralah dengan kecepatan wajar, karena kemampuan spasial (melihat jarak, membaca kecepatan) seorang pengemudi yang berpuasa biasanya tidak maksimal, dan ini menimbulkan reaksi yang lebih lambat.

2. Waktu Tidur

Di bulan puasa, jam tidur akan terpotong waktu sahur. Ini membuat pengendara lebih cepat lelah dan kurang berkonsentrasi. Karena itu maksimalkan waktu jam tidur dan kurangi aktivitas yang mengurangi waktu istirahat yang tidak menjadi prioritas dan kurang bermanfaat, seperti begadang. Tidur yang cukup merupakan dapat menghindari rasa kantuk saat mengemudi.

3. Jaga Emosi Kemacetan biasa terjadi di waktu menjelang berbuka puasa. Kondisi itu cukup

mengganggu di mana setiap pengendara tergesa-gesa untuk segera sampai di rumah dan berbuka bersama keluarga. Ketika Anda mengemudi sebaiknya tetap tenang dan atur pikiran untuk selalu berfikir positif dan bersabar untuk menjaga emosi. Cara mengemudi yang santun dan tidak mengganggu pengguna jalan lain akan mengurangi risiko kecelakaan.

4. Tetap terhibur dengan in-car entertainment

Di bulan puasa, pengendara akan menjadi sangat cepat untuk lelah dan mengantuk dengan mudah apalagi ketika berhadapan dengan kemacetan. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk memastikan radio atau in-car entertainment kendaraan Anda dapat berfungsi dengan baik.

Hal ini dapat membantu Anda untuk menstimulus pikiran untuk tetap jernih dan menjaga mood Anda tetap baik. Hal ini dapat melepas tingkat stress Anda di jalan dan meminimalisirkan kadar emosi yang dapat memicu keluarnya energi yang cukup besar. Selain itu, Anda pun dapat mendengar kapan azan Magrib berkumandang. | okezone.com

Rubrik

Komentar

Loading...