Sidang Perdana Ahmadi, Saksi: Bupati Minta KTP Anak Gubernur Aceh untuk Sertifikat Kepemilikan Kebun

Sidang Perdana Ahmadi, Saksi: Bupati Minta KTP Anak Gubernur Aceh untuk Sertifikat Kepemilikan Kebun
Bupati Bener Meriah non aktif, Ahmadi bersama Gubernur Aceh non aktif, Irwandi Yusuf. Foto: Ist

BERITAKINI.CO | Ajudan Bupati Bener Meriah, Muyassir mengatakan, Bupati Bener Meriah Ahmadi pernah memerintahkannya untuk meminta Kartu Tanda Penduduk (KTP) milik Teguh Agam Meutuah.

Menurut Muyassir, Teguh Agam merupakan anak Gubernur Aceh Irwandi Yusuf.

Hal itu dikatakan Muyassir saat bersaksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Senin (1/10/2018). Dia bersaksi untuk terdakwa Ahmadi.

Baca: Sidang Perdana Ahmadi, Ajudan Bupati Akui Istilah Zakat Fitrah adalah Uang untuk Irwandi

"Terdakwa minta KTP Agam anaknya gubernur untuk dibuatkan sertifikat kebun di Bener Meriah," ujar Muyassir.

Menurut Muyassir, Ahmadi juga meminta KTP milik staf Gubernur Aceh, Hendri Yuzal. Menurut dia, dua KTP tersebut akan digunakan untuk membuat sertifikat kepemilikan tanah dan kebun di Kabupaten Beneri Meriah.

Meski demikian, Muyassir tidak mengetahui apakah pembuatan sertifikat itu sudah dilakukan atau belum.

Dalam kasus ini, Ahmadi didakwa menyuap Gubernur Aceh Irwandi Yusuf Rp 1 miliar. Menurut jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Ahmadi memberikan uang secara bertahap sebanyak tiga kali.

Jaksa menyebutkan, pemberian uang itu diduga agar Irwandi Yusuf mengarahkan Unit Layanan Pengadaan (ULP) Provinsi Aceh memberikan persetujuan terkait usulan Ahmadi, supaya kontraktor dari Kabupaten Bener Meriah dapat mengerjakan program pembangunan yang bersumber dari Dana Otonomi Khusus (DOK) Tahun 2018 di Bener Meriah.

Setelah permintaan itu disampaikan, Ahmadi menemui staf Gubernur Aceh Hendri Yuzal dan menyampaikan hal yang sama.

Setelah itu, Hendri menghubungi ajudan Ahmadi, Muyassir, dan meminta daftar program atau kegiatan pembangunan di Bener Meriah.

Selanjutnya, pada Mei 2018, Hendri menemui Irwandi Yusuf dan menanyakan kepastian permintaan Ahmadi. Irwandi kemudian mengarahkan agar Hendri membantu Ahmadi mengenai pengaturan pemenang lelang.

Irwandi juga mengarahkan agar Hendri berkoordinasi dengan Teuku Saiful Bahri yang merupakan salah satu tim sukses Irwandi pada Pilkada Gubernur Aceh 2017.

Menurut Irwandi, Teuku Saiful nantinya juga akan menerima uang dari bupati atau wali kota yang memeroleh program DOKA 2018. Menurut jaksa, Irwandi memberitahu bahwa fee yang akan diberikan oleh Ahmadi sebesar 10 persen.

Ada pun, tiga kali pemberian masing-masing sebesar Rp120 juta, Rp430 juta dan 500 juta. Pemberian uang melibatkan ajudan Irwandi dan beberapa orang lainnya.

Penulis
Rubrik
Sumber
kompas.com
LOKER BERITAKINI

Komentar

Loading...