Sepanjang 2017, Polres Pidie Hanya Tuntaskan Satu Kasus Rasuah

Sepanjang 2017, Polres Pidie Hanya Tuntaskan Satu Kasus Rasuah

BERITAKINI.CO, Sigli | Sepanjang 2017, penyidik Polres Pidie hanya menuntaskan satu perkara korupsi. Kasus tersebut adalah korupsi pembangunan Masjid Tgk Di Meureuhoem, Kecamatan Sakti.

Terpidana kasus ini adalah Syahrul Kiran (30), anak bekas anggota DPRA Adnan Beuransyah. Polisi lantas mengembangkan kasus ini dan menjerat satu tersangka lainnya.

Waka Polres Pidie, Kompol Tirta Nur Alam mengatakan, pihaknya memang ditargetkan untuk menuntaskan satu perkara korupsi per tahun.

Namun Tirta tak menjelaskan berapa kasus yang diselidiki atau bahkan telah disidik pada 2017.

Namun, katanya, Polres Pidie tergolong berhasil menuntaskan tanggungjawab satu kasus untuk satu tahun itu.

Kasus korupsi pembangunan masjid tersebut merugikan negara mencapai Rp 737,5 juta dari nilai proyek Rp 1,7 miliar.

“Reskrim berhasil mengantarkan dua tersangka koruptor ke meja hijau,” kata Tirta Nur Alam saat jumpa pers di Saung Polres Pidie, Selasa (2/1/2018).

Seperti diketahui, Syahrul Kiran divonis 5,6 tahun penjara oleh Hakim Tipikor Banda Aceh beberapa waktu lalu.

Dia terbukti mengorup dana yang bersumber dari APBA 2013.

APBA adalah anggaran yang dikelola oleh Pemerintah Aceh. Nilainya mencapai Rp 12 sampai 14 triliun lebih per tahun.

Sementara Kabupaten Pidie juga memiliki APBK yang nilainya mencapai Rp 2 sampai 2,2 triliun per tahun.

Penulis
Rubrik

Komentar

Loading...