Selama Pimpin Aceh Selatan, Sama Indra Dituding Tak Peduli Mahasiswa di Banda Aceh

Selama Pimpin Aceh Selatan, Sama Indra Dituding Tak Peduli Mahasiswa di Banda Aceh
Iklan BPKS

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Dewan Pembina Pemuda Aceh Selatan (PAS) Muzakir mempertanyakan janji Bupati Aceh Selatan Teuku Sama Indra (TS) terhadap mahasiswa Aceh Selatan yang menuntut ilmu di Banda Aceh.

"Kami melihat setelah empat tahun TS (Sama Indra) sebagai bupati, perhatian terhadap mahasiswa di Banda Aceh nyaris tidak ada," kata Muzakir pada BERITAKINI.CO, Minggu (21/5/2017).

Muzakkir mencontohkan soal Asrama Nagasakti yang merupakan asrama milik Pemkab Aceh Selatan. Asrama tersebut selama ini menjadi tempat bernaung sebagian mahasiswa Aceh Selatan di Banda Aceh.

"Pasca dilantik pada 2013 lalu, TS sudah berjanji untuk memperbaiki asrama Nagasakti hingga tuntas, tapi sekarang apa buktinya?" tanya Muzakir.

Padahal, kata Muzakir, janji itu diutarakan TS dalam pertemuan yang dilakukan dengan pemuda, mahasiswa dan tokoh Aceh Selatan.

Setelah pertemuan itu, TS mengirim perwakilan Bappeda Aceh Selatan, dinas keuangan dan sektaris daerah dan juga melibatkan PAS dan Himpunan Mahasiswa Aceh Selatan.

Muzakir mengungkapkan, sempat dianggarkan dana senilai Rp 400 juta pada 2016. “Namun alokasi anggaran itu lenyap begitu saja, sehingga pembangunan asrama hingga saat ini belum terwujudkan,” katanya.

"Kalau seandainya beliau serius dan peduli tentu anggaran sebesar itu tidak menjadi persoalan untuk seorang bupati, apalagi ini untuk kepentingan mahasiswa Aceh Selatan.”

Tak hanya persoalan asrama, kata Muzakir, persoalan beasiswa juga menjadi bukti jika kepemimpinan TS selama ini tidak peduli pada pendidikan mahasiswa Aceh Selatan di Banda Aceh, terutama soal beasiswa untuk S2.

Muzakir Sering Sebar Berita Bohong

Bupati Aceh Selatan Teuku Sama Indra balik menunding jika Muzakir kerap menyampaikan berita bohong untuk menyudutkan dia.

"Muzakir baru-baru ini menyampaikan berita bohong dan tidak dapat dipertanggungjawabkan sehingga saya marah pada dia. Maka dia membuat berita yang menyudutkan saya," katanya saat dikonfirmasi BERITAKINI.CO melalui pesan WhatsApp,  Minggu (21/5/2017).

Menurut TS, apa yang dituding Muzakir tidaklah benar karena dirinya tidak pernah berjanji untuk membangun asrama tapi ingin menyelesaikan permasalahan status Asrama Nagasakti.

Terkait beasiswa, lanjutnya, Pemerintah Aceh Selatan mengutamakan untuk mahasiswa yang sedang menyelesaikan kuliah S1 dan S2 dan program itu sudah dua tahun terlaksana yaitu 2015 dan 2016.

"Kalau berita dari Muzakir lebih banyak bohong dan kalau lah kemarin tidak mengingat orang Meukek, sudah kita lapor ke polisi," katanya.(*)

Penulis
Rubrik

Komentar

Loading...