Sarjani Mengaku Tak Kenal, Begini Respon Abusyik

Sarjani Mengaku Tak Kenal, Begini Respon Abusyik

BERITAKINI.CO, Pidie | Pernyataan Ketua Harian Partai Aceh Sarjani Abdullah yang mengatakan tak mengenali namanya, ditanggapi santai oleh Roni Ahmad alias Abusyik.

Bupati Pidie ini mengatakan hal itu wajar, meski sesungguhnya dialah sosok yang “melengserkan” Sarjani dari kursi petahana pada pesta demokrasi 2017 lalu.

Baca: Abusyik Masuk Pengurus Partai Aceh, Sarjani Abdullah: Kami Tidak Kenal Nama Itu!

“Itu hal biasa, persoalan nasib, penentunya bukan manusia,” kata Abusyik dalam siaran pers yang diterima BERITAKINI.CO, Sabtu (14/4/2018).

"Yang peutalo gopnyan sebagai bupati Pidie, urueng yang hana organisasi apapun (Orang yang mengalahkannya sebagai bupati adalah orang yang tidak punya organisasi apapun), maka wajar dia tidak kenal. Karena orang itu (Abusyik-red) tidak ada kekuatan apapun selain kasih sayang dari pada masyarakat Pidie (yang telah mengalahkan Sarjani dalam kontes Pilkada lalu adalah Abusyik, orang yang tidak punya latar belakang organisasi apapun, melainkan kasih sayang masyarakat Pidie, sehingga Abusyik)," katanya lagi, menanggapi pernyataan Sarjani.

Namun, meski Sarjani telah melontarkan kata-kata tersebut ke publik, Abusyik ambil pusing. Malah pria yang kerap menggunakan kopiah merah tersebut beranggapan, pantas Sarjani tidak mengenal dirinya.

"Untuk bupati Pidie periode 2017-2022 ternyata digeser oleh orang yang tidak ia kenal, kan lucu, maka sah-sah saja Sarjani mengaku tidak mengenal saya, tidak ada untung dan ruginya juga bagi saya yang hari ini telah dipilih oleh rakyat," katanya.

Saat ini, lanjut Abusyik, dia memprioritaskan diri menjadi pemersati masyarakat Pidie. Amanah yang diberikan oleh masyarakat Pidie, katanya, harus benar benar dijalankan.

"Yang terpenting saat ini, saya sudah dipilih oleh rakyat, maka saya harus kembali kepada rakyat, berada di tengah-tengah rakyat, bekerja bersama rakyat dalam membenah Pidie ini menjadi lebih baik," tutupnya.

Seperti diketahui, Abusyik dan Sarjani sesungguhnya berasal dari kalangan kombatan GAM. Keduanya kemudian menjadi rival utama pada Pilkada 2017 lalu.

Sarjani Abdullah maju sebagai petahana diusung oleh Partai Aceh. Sementara Abusyik maju lewat jalur perseorangan.

Abusyik yang berpasangan dengan Fadhlullah TM Daud akhirnya tampil sebagai pemenang.

Meski begitu, perolehan suara kedua pasangan ini memang tak terpaut begitu signifikan.

Abusyik berhasil mengumpulkan 48.19 persen atau 96.184 suara dari total pemilih sebanyak 199.580 orang.

Sementara Sarjani Abdullah yang berpasangan dengan M Iriawan berhasil meraup 45.85 persen atau sebanyak 91.511 suara.

Seperti diberitakan, Ketua Harian DPA Partai Aceh Sarjani Abdullah memastikan bahwa nama Abusyik tidak ada dalam kepengurusan partai lokal itu.

Hal ini disampaikannya menjawab wartawan sehari sebelum pelantikan pengurus DPA Partai Aceh pada 10 April 2018 lalu.

"Sebenarnya kami tidak mengenal nama Abusyik," kata Sarjani Abdullah, Senin (9/4/2018).

Bagaimana dengan Roni Ahmad?

"Itu juga tidak kenal. Jadi masalah ada nama Roni Ahmad masuk ke situ, saya tidak mengerti. Karena di daftar kami, memang tidak ada nama itu," katanya.

"Mungkin ada yang menyamar sebagai Roni Ahmad untuk masuk ke pengurus partai."

Penulis
Rubrik
LOKER BERITAKINI

Komentar

Loading...