Sabu 11 Kg yang Diangkut Dua Sopir Truk dari Aceh Milik Napi di Lapas Tanjung Gusta

Sabu 11 Kg yang Diangkut Dua Sopir Truk dari Aceh Milik Napi di Lapas Tanjung Gusta

BERITAKINI.CO | Badan Narkotika Nasional (BNN) terus melakukan pengenbangan terkait penangkapan terhadap dua sopir truk yang membawa 11 kilo gram sabu asal Aceh yang ditangkap di Pelabuhan Bandar Bakau Jaya, Bojonegara, Serang, Banten.

Berdasar hasil pengembangan penyidikan terungkap bahwa pemilik narkoba itu adalah seorang narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tanjung Gusta, Medan, Sumatera Utara (Sumut).

Baca: Sabu 11 Kg yang Ditangkap BNN di Banten Diangkut dari Aceh

Deputi Pemberantasan BNN Inspektur Jenderal Arman Depari mengatakan, pemilik narkoba tersebut bernama Zainal.

“Yang bersangkutan adalah narapidana kasus narkoba,” kata Arman, Senin (12/2/2019).

Mantan Kapolda Kepulauan Riau (Kepri) itu menjelaskan, dalam rangka pengembangan penyidikan maka petugas BNN sudah menjemput Zainal dari Lapas Tanjung Gusta, Medan, Senin pagi tadi.

Sebelumnya BNN yang bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan dan otoritas Pelabuhan Banten membongkar penyelundupan narkotika, Minggu (10/2/2019). Arman menjelaskan, pengungkapan kasus itu berawal ketika BNN menerima informasi dari masyarakat terkait dua truk tronton yang membawa narkoba.

Dua truk itu berjalan beriringan dari Pelabuhan Banten menuju Jakarta. Selanjutnya, BNN bersama Bea Cukai dan otoritas Pelabuhan Banten melakukan penyelidikan dengan melibatkan anjing pelacak atau K-9.

Arman menjelaskan, dua sopir yang mengemudikan truk tronton itu adalah Adnan A Razak dan Maimun. Penyelidikan polisi membuahkan hasil ketika menemukan sabu-sabu di salah satu truk.

“Ditemukan di salah satu truk narkoba jenis sabu yang disembunyikan di bak kayu bagian depan atau dekat kepala truk. Jumlah total kurang lebih sebelas kilogram,” ungkap Arman.

Rubrik
Sumber
JPNN.COM

Komentar

Loading...