Ribuan Personil Linmas Tak Terlatih Dikerahkan Amankan TPS di Pidie

Ribuan Personil Linmas Tak Terlatih Dikerahkan Amankan TPS di Pidie
ilustrasi

BERITAKINI.CO, Sigli | Jika pemilih menemukan dua orang yang menjaga pintu masuk dan pintu keluar di tempat pemungutan suara (TPS) dengan pakaian biasa, jangan berburuk sangka dulu, kerena mereka merupakan tenaga Linmas yang ikut mengamankan TPS.

Kepala Satpol PP dan WH Pidie Iskandar Abbas mengatakan pihaknya sudah merekrut 2.760 tenaga Linmas yang akan ditempatkan di 1.380 TPS.

Iskandar menambahkan, setiap anggota Linmas akan mendapatkan honor Rp 400 ribu selama satu hari bekerja untuk mengamankan TPS.

“Setelah direkrut, mereka juga tidak dilatih, karena memang tidak ada anggaran,” kata Iskandar.

Selain tidak ada anggaran untuk melatih anggota Linmas, informasi yang beredar tenaga Linmas juga tidak dibekali dengan atribut lengkap seperti Pemilu tahun-tahun sebelumnya, mereka hanya dibekali tanda pengenal saat mengamankan TPS.

Ditanya terkait tidak ada seragam, Iskandar enggan berkomentar banyak, ia hanya mengarahkan agar pertanyaan itu dikonfirmasi dengan sekretasis daerah (Sekda) Pidie atau Asisten Bidang Pemerintahan Sekdakab setempat.

“Itu ranahnya Sekda atau Asisten I, mereka yang berkompeten berkomentar terkait masalah itu. Kami hanya sebatas melakukan perekrutan,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, BERITAKINI.CO belum mendapat konfirmasi dengan dua pejabat daerah itu.

Rubrik
Iklan Sabang Merine

Komentar

Loading...