Remaja Amerika ini Habiskan 6 Tahun untuk Hadapi Kiamat

Oleh ,
Remaja Amerika ini Habiskan 6 Tahun untuk Hadapi Kiamat

BERITAKINI.CO | Alex Mason asal New Hampshire, Amerika Serikat ( AS) percaya, kiamat bisa terjadi setiap saat.

Karena itu, remaja 17 tahun tersebut mempersiapkan diri untuk bisa bertahan jika waktunya tiba.

Diberitakan oleh Daily Mirror Jumat (19/1/2018), Mason merupakan seorang Doomsday Prepper, atau istilah bagi orang yang mempersiapkan diri untuk menghadapi hari akhir.

Dia berkata, kondisi dunia dari hari ke hari menjadi semakin buruk, baik karena bencana alam atau konflik berdarah.

"Saya berharap keadaan akan membaik. Namun, jika waktunya tiba (kiamat), saya harus bisa melindungi diri sendiri dan keluarga," kata Mason.

Karena itu, dia pun menghabiskan waktu hingga enam tahun untuk mempersiapkan diri.

Selain menimbun persediaan makanan, Mason juga mulai melatih beberapa kemampuan bertahan hidup.

Kemampuan tersebut antara lain membuat api, mendirikan bangunan semi-permanen, maupun berburu makanan ketika berada di alam liar.

Dia juga piawai dalam perlindungan diri, dan membuat jebakan bagi hewan buas.

Semua kemampuan tersebut dipelajari secara otodidak melalui video di YouTube atau media sosial Instagram.

Untuk mengasah kemampuannya, Mason dan temannya Myles Allen, memutuskan untuk berkemah di hutan.

Dalam penuturan Mason, dengan berkemah, dia bisa belajar apakah persiapannya selama ini sudah benar ataukah masih ada kesalahan.

ika berhasil, Mason dan Allen bakal membagikan pengalamannya di akun Instagram mereka.

Mason juga membekali diri dengan tas darurat yang berisi air, peralatan pertolongan pertama, dan makanan praktis.

"Setidaknya, tas darurat itu bisa membantuku selama beberapa hari hingga aku bisa tiba di rumah dengan selamat," beber Mason.

Mason melanjutkan, dia tidak mempersiapkan diri untuk berbagai skenario kiamat. Baik karena perang dunia atau bencana alam.

Bagi dia, penting untuk mempelajari semua kemampuan bertahan hidup agar siap di berbagai kondisi akhir dunia apapun.

"Anda harus mempelajari kemampuan tersebut dari hari ke hari. Benar-benar memulai semuanya dari nol," kata Mason.

Untuk mempersiapkan semua itu, Mason mengaku hanya mengeluarkan sedikit uang. Biaya paling banyak dia habiskan untuk membeli persediaan makanan maupun obat-obatan.

"Padahal, ada beberapa Doomsday Prepper lainnya yang bisa mengeluarkan anggaran hingga puluhan ribu dolar," ujar Mason kembali.

Dia sadar, aksinya ini bakal menerima cemoohan dari netizen yang ada di seluruh dunia.

"Ketika kiamat terjadi, Anda tidak akan bisa memanggil tukang ledeng atau juru masak. Anda harus mengatasinya sendiri," tukas Mason kembali.

Rubrik
Sumber
Kompas.com
LOKER BERITAKINI

Komentar

Loading...