Rekonstruksi Pembunuhan Sopir Travel di Aceh Singkil, 38 Adegan Ungkap Cara Tersangka Bunuh Korban

Rekonstruksi Pembunuhan Sopir Travel di Aceh Singkil, 38 Adegan Ungkap Cara Tersangka Bunuh Korban

BERITAKINI.CO, Singkil | Penyidik Satuan Reserse dan Kriminal Polres Aceh Singkil menggelar rekonstruksi pembunuhan supir travel dengan korban Sapriansyah, warga Si Anjo Anjo, Kecamatan Gunung Meriah, Senin (18/6/2019).

Dalam rekonstruksi yang berlangsung di Desa Kampung Baru, Kecamatan Singkil Utara, polisi menghadirkan tersangka Hadi Nurpathon (32), warga Gampong Krueng Itam, Kecamatan Tadu Raya, Kabupaten Nagan Raya. Sementara peran korban diperagakan oleh penyidik polisi.

Baca: Warga Temukan Mayat Pria yang Telah Membusuk di Aceh Singkil

Rekontruksi digelar untuk melengkapi berkas perkara dan menyesuaikan keterangan tersangka dalam berkas acara pemeriksaan (BAP).

Ada 38 adegan yang diperagakan oleh pelaku di tiga lokasi terpisah yakni Halte Desa Kampung Baru, Kecamatan Singkil Utara, di Apdreling 5 Perumahan PT Astra, dan di depan Mapolres Aceh Singkil.

Baca: Mayat yang Ditemukan Membusuk di Aceh Singkil Ternyata Supir Travel yang Hilang 4 Hari Lalu 

Adegan pertama pelaku menghubungi petugas travel dan memesan angkutan tujuan Medan, Sumatera Utara. Pelaku meminta agar sopir menjemputnya di Halte Desa Kampung Baru. Karena sang sopir membawa penumpang lain saat menjemputnya, tersangka membatalkannya dengan alasan dirinya hendak menuju ke Meulaboh.

Di adegan selanjutnya tersangka menghubungi travel lain. Mobil yang dipesannya tiba sekira pukul 20.20 WIB. Mobil Toyota Kijang Krista BL 1356 RZ itu dikemudikan oleh korban Sapriansyah.

Baca: Polisi Ringkus Pelaku Perampokan dan Pembunuhan Sopir Travel di Aceh Singkil

Usai menjemput pelaku, mobil menuju wilayah Apdeling 5 perumahan perusahaan kelapa sawit PT Astra untuk menjemput sewa lainnya.

Pada adegan lain, pelaku meminta izin untuk buang air kecil. Ternyata, tujuannya mempersiapkan senjata tajam untuk menghabisi nyawa korban. Lalu tersangka kembali ke dalam mobil.

Saat dalam perjalanan, pelaku melakukan aksinya. Ia mengayunkan kapak ke rahang korban dari belakang hingga korban tersungkur. Karena melihat korban masih bergerak, kemudian pelaku mengikat leher korban dengan tali untuk menghabisi nyawa korban. Kemudian korban dipindahkan ke bangku belakang supir.

Dalam reka ulang itu terungkap juga pelaku mengganti plat mobil usai membunuh korban. Ia memasang plat palsu BK 1969 JV untuk menghilangkan jejak saat kabur.

Di tengah jalan, tersangka membuang jasad korban di jalan Lintas Nasional Subulussalam-Singkil, tepatnya di wilayah Desa Bulusema, Kecamatan Suro. Pelaku langsung melaju ke kampung halamannya di Nagan Raya.

Sementara barang bukti yang digunakan untuk membunuh Sapriansyah dibuang ke sungai di wilayah Nagan Raya.

Kasat Reskrim Polres Aceh Singkil AKP Fauzi mengatakan, adegan yang diperagakan oleh tersangka masih sama dengan pengakuan pelaku kepada polisi saat dilakukan pemeriksaan.

Baca: Begini Cara Pelaku Habisi Sopir Travel di Aceh Singkil

“Pelaku hanya seorang. Dia sudah merencanakan aksinya di rumahnya Nagan Raya dan datang ke Singkil untuk menghabisi nyawa korban. Dengan adanya rekonstruksi ini, semua barang bukti dan kronologi peristiwa sudah rampung terkumpul. Ini hanya untuk meyakinkan jalan cerita dari pembunuhan korban," katanya.

Pantau BERITAKINI.CO, reka ulang kasus pembunuhan itu dihadiri oleh jaksa dari Kejaksaan Negeri Singkil dan disaksikan oleh ratusan warga. Proses rekontruksi ini juga mendapat pengamanan ketat polisi bersenjata lengkap.

Editor
Rubrik

Komentar

Loading...