Reka Ulang Pembunuhan Ibu dan Anak di Aceh Utara: Sadisnya Cara Pelaku Habisi Korban

Reka Ulang Pembunuhan Ibu dan Anak di Aceh Utara: Sadisnya Cara Pelaku Habisi Korban

BERITAKINI.CO, Lhokseumawe | Penyidik Reserse Kriminal Polres Lhokseumawe telah menyelesaikan reka ulang pembunuhan sadis yang dilakukan Aidil Ginting terhadap istri dan kedua anak tirinya di Gampong Ulee Madon, Kecamatan Muara Batu Aceh Utara, Selasa (23/7/2019).

Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe AKP Indra Herlambang mengatakan terdapat 20 adegan saat rekontruksi itu berlangsung.

"Dimulai dari tersangka dan korban (istrinya) awalnya sedang santai di lantai dua. Si korban ini minta uang ke suaminya, tapi suaminya mengatakan tidak ada uang, lalu korban tidak terima korban marah sampai minta cerai," jelasnya.

Setelah itu, kata Indra, korban turun ke lantai satu dan disusul suaminya. Mereka kembali terlibat cek-cok di dapur. Tersangka sempat merayu korban agar tidak marah lagi kepadanya.

"Setelah itu korban mendorong tersangka, lalu korban ambil pisau dapur mengarahkan ke tersangka. Karena ingin ditikam, ditingkis oleh tersangka dan merebut pisau itu. Pisau terlempar ke lantai persis ke samping kulkas," paparnya.

Karena korban masih dalam keadaan emosi, tersangka mencoba pergi meninggalkan rumah dengan alasan ke kedai kopi.

“Karena masih emosi si korban mengambil pisau yang jatuh tadi dan melempar ke tersangka, dan mengenai bagian punggungnya,” kata Indra.

Tersangka sempat mengobati lukanya dengan bubuk kopi. Sementara korban masih emosi dan mengambil kembali pisau dan menyerang tersangka.

“Korban mengejar tersangka, kembali menyerang sumaminya itu, lalu ditangkislah sama tersangka. Saat itu tersangka berjalan mengarah ke tangga dan mengambil pisau tersangka yang disimpannya di dalam tas kerjanya itu untuk menikam istrinya itu,” katanya.

“Tersangka menusuk korban di bagian perut sebelah kiri korban sekali, lalu korban terjatuh, dan ditusuk kembali beberapa kali,” katanya.

“Saat kejadian anak korban yang perempuan Zikra (11) menangis melihat ibunya Irawati (33) bersimbah darah, lalu tersangka juga ikut menghabisi bocah tersebut,” katanya.

Tersangka juga menghabisi nyawa bayi berusia 16 bulan lantaran terus menangis. “Diceburkan di dalam bak mandi."

Setelah itu, tersangka pun kabur meninggalkan rumah itu. Namun anak laki-laki korban Zikri, ternyata berada di kamar tidurnya di lantai dua.

"Saat tersangka menunggu mobil di pinggir jalan di depan rumah itu, pelaku sempat melihat anaknya yang selamat itu berdiri diteras lantai dua sedang menangis, tersangka tak menghiraukan keadaan itu dan memilih kabur ke Banda Aceh," katanya.

Rubrik

Komentar

Loading...