Protes Pembangunan AKN Pidie Jaya, Ini Saran Wakil Ketua MPU

Protes Pembangunan AKN Pidie Jaya, Ini Saran Wakil Ketua MPU
Iklan BPKS

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Tgk Faisal Ali mengatakan, tak ada larangan untuk menerima bantuan, apalagi bantuan sarana pendidikan, dari pihak manapun.

“Asalkan tidak ada embel-embel keagamaan, saya kira itu tidak ada problem,” kata Faisal Ali saat dimintai tanggapannya tentang fenomena di media sosial terkait bantuan gedung Akademi Komunitas Negeri (AKN) Pidie Jaya dari Yayasan Budha Tsu Chi Indonesia, Selasa (13/2/2018).

Faisal Ali mengatakan, memang ada kekhawatiran di benak masyarakat jika bantuan tersebut memiliki embel-embel.

Di sisi lain, publik Aceh juga masih sangat kesal dengan aksi pembantaian yang terjadi terhadap muslim di Rakhine, Myanmar, yang diduga juga melibatkan umat Budha.

“Karena itu, Pemerintah Pidie Jaya perlu meninjau kembali dengan melibatkan semua stakeholder. Untuk memikirkan maslahah dan mafsadah dari bantuan gedung AKN tersebut,” kata Faisal Ali.

Jika memang dari hasil musyawarah disepakati berdasarkan keterangan-keterangan yang diperoleh, maka silakan dilanjutkan.

Sebab, menyangkut dengan bantuan, kata Faisal Ali, Aceh memang sudah pernah menerima banyak jenis donasi, termasuk dari Budha Tsu Chi, khususnya saat penanganan paska tsunami.

“Tapi itu dalam konteks musibah, saat ini tidak musibah. Saat itu, setelah penyerahan rumah kepada masyarakat, selesai,” katanya.

“Jika dalam konteks bantuan sarana pendidikan ini seperti itu, ya tidak persoalan.”

Seperti diberitakan, proses pembangunan gedung Akademi Komunitas Negeri (AKN) Pidie Jaya menuai protes. Aksi penolakan disuarakan dan tersebar luas di media sosial.

Baca: Pembangunan Gedung AKN Tuai Protes, Begini Penjelasan Wabup Pidie Jaya

AKN sendiri merupakan program pemerintah. Rencana ini digagas pada 2012 lalu. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), saat itu M Nuh, mengatakan akan mendirikan AKN di 20 kabupaten/kota.

M Nuh mengatakan AKN adalah bagian dari amanat Undang-Undang Pendidikan Tinggi (UU Dikti). AKN bertujuan penguatan pendidikan vokasi dan mendongkrak Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan tinggi. Masing-masing mahasiswa yang selesai menempuh program pendidikan ini akan mendapat gelar setara dengan D1 atau D2.

Pemerintah Pidie Jaya sudah pernah membangun gedung untuk AKN tersebut. Namun pembangunan gagal lantaran terjadi gempa pada Desember 2016 lalu.

Setelah itu, pemerintah berupaya mencari donasi agar AKN memiliki gedung, yang rencananya akan direalisasikan pada tahun ini.

Peletakan batu pertamanya sudah dilakukan, kemarin. Tak disangka, rencana ini menuai reaksi. 

Rubrik

Komentar

Loading...