Pria Aceh Tenggara ini Diciduk WH saat Sedang Asyik Dipijat Terapis Asal Sumut

Pria Aceh Tenggara ini Diciduk WH saat Sedang Asyik Dipijat Terapis Asal Sumut

BERITAKINI.CO, Kutacane | Seorang pria berinisial N (34) diringkus oleh polisi syariah Aceh Tenggara saat sedang menikmati jasa pijat terapis di sebuah rumah yang berlokasi di Desa Titi Panjang, Kecamatan Babussalam, Kamis (20/6/2019).

Tidak hanya N yang ditangkap, SL (38) sang pemilik tempat juga ikut digelandang ke kantor Satpol PP dan WH Aceh Tenggara.

Diketahui, N merupakan warga Desa Biak Muli, Kecamatan Bambel. Sementara SL merupakan warga asal Kota Medan yang kini tinggal di Aceh Tenggara.

Kasatpol PP dan WH Aceh Tenggara Rahmad Fadly melalui Kabid WH Santos Elkana mengatakan, mereka ditangkap sekira pukul 16.00 WIB, saat polisi menertibkan tempat pijat ilegal di wilayah Kecamatan Babussalam.

Penertiban ini merupakan tindaklanjut dari laporan warga yang resah dengan aktivitas di rumah kontrakan yang dihuni oleh SL.

“Menurut informasi, SL tukang terapis yang diduga menjalankan layanan kusuk plus-plus atau kusuk mengarah tindakan maksiat di kediamannya," kata Santos Elkana kepada BERITAKINI.CO.

Ketika diamankan petugas, kata dia, pasangan non-muhrim itu sedang berada di dalam kamar tertutup, SL sedang memberi layanan kusuk terhadap N.

“Tidak melakukan perbuatan zina. Tetapi N saat diamankan hanya menggunakan celana dalam atau katok. Sedangkan wanitanya masih menggunakan baju daster,” kata Santos.

Saat diamankan, pasangan non-muhrim itu tak melakukan perlawanan, mereka hanya diam dan pasrah dibawa petugas.

“Perbuatan mereka tentu tak dibenarkan dalam  Islam karena mereka berdua bukan suami-istri sah tetapi berduaan dalam kamar,” katanya.

Hingga kini, mereka masih diamakan di Kantor Satpol PP dan WH Aceh Tenggara untuk menjalani pemeriksaan.

“Mereka akan diproses sesuai qanun," kata Santos.

Editor
Rubrik

Komentar

Loading...