Polresta Banda Aceh Ungkap Empat Hektar Ladang Ganja di Ie Suum

Polresta Banda Aceh Ungkap Empat Hektar Ladang Ganja di Ie Suum
Iklan BPKS

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Satres Narkoba Polresta Banda Aceh berhasil mengungkap keberdaan ladang ganja siap panen seluas empat hektar di Desa Ie Suum, Kecamatan Mesjid Raya, Aceh Besar, Minggu, 29 Januari 2017 kemarin.

Polisi juga berhasil menangkap dua orang tersangka masing-masing, EP (39) warga Indrapuri‎ dan NZ (35) warga Ie Suum, Kabupaten Aceh Besar. Keduanya merupakan pekerja di kebun tersebut.

Kasatresnarkoba Polresta Banda Aceh Kompol Syafran mengatakan, pengungkapan ladang ganja ini berawal dari laporan anggota Polresta Banda Aceh.  Dibantu personil TNI dan Brimob, petugas langsung berangkat pukul 10.30 WIB sampai di lokasi 14.00 WIB.

“Karena harus melewati tiga sungai, kemudian menaiki gunung yang sangat terjal, makanya agak lama perjalanan,” ujarnya saat konferensi pers di Mapolresta Banda Aceh, Senin (30/1/2017).

Setiba di lokasi, pihaknya melihat lima orang yang diduga pemilik ladang sedang membersihkan lahan, namun saat melakukan penyergapan, hanya dua yang berhasil tertangkap.

Sedangkan untuk luas area perkebunan ganja tersebut sekitar empat hektar, dengan usia tanaman antara satu sampai tiga bulan dan tinggi hingga empat meter. “Selain itu ada juga yang baru ditanam,” katanya.

Dia mengungkapkan, di lokasi, petugas memusnahkan sekitar 4000 batang dan sementara sampel yang dibawa ke Mapolresta hanya sebanyak 170 batang.

“Dari hasil interogasi, keduanya mengaku hanya pekerja sedangkan pemiliknya adalah DG dan AD (DPO),” kata Syafran.

Pengakuan tersangka bahwa mereka melalukan ini karena faktor ekonomi sudah bekerja selama 25 hari di ladang tersebut dengan bayaran 800 ribu per orang.

Dia mengungkapkan, hasil panen ganja diperkirakan akan diekspor keluar daerah atau Sumatera.

Dari lokasi, polisi juga berhasil mengamankan alat pres, gunting, sepeda motor merek Jupiter, Grand Dongkrak Senter, alat semprot, cangkul, parang, lakban dan tali.(*)

Penulis
Rubrik

Komentar

Loading...