Polisi Tangkap Komplotan Pencuri Sapi di Subulussalam, Satu Didor

Polisi Tangkap Komplotan Pencuri Sapi di Subulussalam, Satu Didor
Tiga pelaku pencuri sapi yang berhasil diringkus polisi

BERITAKINI.CO, Subulusalam | Personel Polsek Simpang Kiri Polres Aceh Singkil menangkap komplotan pelaku kriminal spesialis pencurian sapi.

Kapolres Aceh Singkil melalui Kapolsek Simpang Kiri Iptu RJ Agung Pratomo mengatakan, ketiganya yakni SK (37), AC (35) dan UT (39), warga Subulussalam.

“Mereka ditangkap di rumahnya masing-masing Rabu pekan lalu,” kata Agung Pratomo, Rabu (14/8/2019).

Satu di antaranya, terpaksa dilumpuhkan karena berusaha kabur saat hendak ditangkap. Dia adalah UT. Polisi "menghadiahkan" sebutir timah panas di kakinya.

Penangkapan ini berawal dari laporan yang diterima kepolisian dari korban. Warga Gampong Sikelondang, Kecamatan Simpang Kiri melaporkan bahwa ternak mereka dicuri.

Polisi lantas melakukan serangkaian penyelidikan dan mendapat titik terang yang mengarah kepada salah satu tersangka yakni SK.

“Jadi, SK ini kita tangkap lebih dulu,” kata Agung.

“Kemudian dikembangkan dan ditangkap dua tersangka lain,” katanya.

Dari keterangan pelaku, kata Agung, mereka melancarkan aksinya pada Selasa, 6 Agustus 2019 lalu.

Mereka menyatroni kendang sapi korban di Desa Sikelondang, Kecamatan Simpang Kiri, pada subuh. Di sana, mereka mencuri dua ekor sapi.

"Keempat kaki sapi-sapi itu diikat pelaku kemudian dimasukkan ke dalam sebuah mobil Toyota Avanza milik salah satu pelaku, dan kemudian dibawa ke Dairi, Sumatera Utara untuk dijual," katanya.

Kedua ekor sapi curian tersebut dijual para pelaku seharga Rp 7,5 juta, dan hasil penjualan dibagi rata.

Dari penangkapan ini, polisi kembali berhasil mengungkap keterlibatan dua orang lainnya. Mereka adalah MK (23), warga Subulussalam, dan JN (34) warga Aceh Singkil.

Keduanya ditangkap pada Jumat pekan lalu. MK ditangkap di kawasan Terminal Subulussalam, sementara JN ditangkap di Desa Lae Sipola, Kecamatan Singkohor, Aceh Singkil.

Dari tangan kedua tersangka berhasil diamankan dua sapi usia 4 dan 1 tahun.

"Saat ini lima pelaku telah diamankan untuk diproses lanjut, termasuk barang bukti dua unit handphone dan mobil yang digunakan untuk beraksi. Tersangka dijerat dengan Pasal 363 Ayat 1 KUHPidana," katanya.

Rubrik

Komentar

Loading...