Polisi Tangkap Dua Pria Bersenjata di Aceh Timur, Sita Sepucuk AK 56

Polisi Tangkap Dua Pria Bersenjata di Aceh Timur, Sita Sepucuk AK 56

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Polisi menangkap dua pria yang diduga sebagai Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Aceh Timur. Dari kedua tersangka, polisi mengamankan 1 pucuk senjata api laras panjang AK 56, dan puluhan butir amunisi kaliber 7,56.

Dua tersangka yang ditangkap masing-masing berinisial Nas dan Sal warga Kecamatan Pante Bidari, Aceh Timur.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Ery Apriyono mengatakan, kedua tersangka ditangkap Tim Satgas KKB Polda Aceh dan jajaran pada Kamis malam (14/2/2019) di Desa Alue Ie Mirah, Kecamatan Pante Bidari, Aceh Timur.

“Penangkapan ini berawal dari laporan masyarakat tentang keberadaan seorang anggota KKB berinisial Nas di kawasan Kecamatan Lhok Nibong,” kata Ery, Jumat (15/2/2019).

Menindaklanjuti informasi tersebut, kata dia, tim melakukan penyelidikan dan menemukan tersangka di kawasan Simpang Empat Lhok Nibong. Namun, tersangka Nas berhasil melarikan diri saat hendak diciduk oleh polisi.

“Tersangka lolos dari sergapan. Tim hanya berhasil mengamankan motor miliknya di lokasi,” kata Ery.

Tak berhenti, polisi terus melacak keberadaan tersangka. Sekira pukul 17.00 WIB, tim menemukan keberadaan tersangka Nas tersebut sedang berada di Desa Alue Ie Puteh. Setelah memastikan keberadaannya, sekira pukul 19.30 WIB, tim berhasil menciduk tersangka.

“Bukan hanya tersangka Nas, tapi tim juga berhasil menangkap tersangka Sal di lokasi,” kata Ery.

Hasil pengembangan terhadap kedua tersangka KKB tersebut, kata dia, polisi berhasil mengamankan barang bukti senjata AK 56 dan 64 butir amunisi di rumah istri pertama tersangka Sal.

“Sementara barang bukti lainnya yang ditemukan di rumah tersangka Nas adalah berupa, baju jubah warna putih, kain surban warna hijau dan kain surban warna hitam yang digunakan pada saat upacara deklarasi Kerajaan Islam Aceh Darussalam," kata Kabid Humas.

Saat ini kedua tersangka dan barang bukti telah diamankan di Polres Aceh Timur guna dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

Rubrik

Komentar

Loading...