Polisi Sudah Petakan Galian C Ilegal di Aceh Besar

Oleh ,
Polisi Sudah Petakan Galian C Ilegal di Aceh Besar
Kapolres Aceh Besar AKBP Heru Suprihasto | BERITAKINI.CO/Dadang Heryanto

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Kapolres Aceh Besar AKBP Heru Suprihasto mengatakan sudah melakukan pemetaan terhadap 30 penambang galian C yang ada di Aceh Besar.

“Sebagian besar itu tidak memiliki izin menambang, ada beberapa penambang yang punya izin, namun sudah habis masa berlakunya,” kata Heru saat dihubungi BERITAKINI.CO, Sabtu malam (26/8/2017).

Baca: Mawardi Ali akan Seret Pelaku Galian C Ilegal ke Ranah Hukum

Parahnya lagi, kata Heru, para penambang juga menggunakan alat berat, terutama yang melakukan eksploitasi di Sungai Kreung Aceh. Karena itu, kata Heru, operasional mereka benar-benar telah merusak lingkungan.

Polisi, kata Heru, menghimbau para penambang ilegal tersebut untuk segera menghentikan aktivitasnya. Karena jika tidak, polisi akan mengambil sikap tegas dengan menegakkan aturan hukum yang berlaku.

Apalagi, Bupati Aceh Besar Mawardi Ali juga dengan tegas melarang aktivitas penambangan menggunakan alat berat di Daerah Aliran Sungai (DAS).

Baca: Fokus Gempar Dukung Kebijakan Mawardi Ali Seret Penambang Galian C Ilegal ke Ranah Hukum

Polisi, kata Heru, tak akan melarang aktivitas penambangan jika memang dijalankan sesuai dengan aturan dan ketentuan yang ada. “Kita juga tak ingin menghambat pembangunan. Tapi bukan juga karena pembangunan kita mengabaikan keberlangsungan hidup masyarakat,” katanya.

Untuk itu, polisi sekali lagi menegaskan, bagi para penambang galian c yang tidak memiliki izin dan tidak mengikuti aturan yang berlaku, akan di jerat dengan hukum pidana.

“Mereka bisa dijerat dengan UU Minerba dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara,” kata Heru.(*)

Rubrik

Komentar

Loading...