Polisi Ringkus Bos Penjahit Asal Bireuen yang Selundupkan Sabu di Dubur

Polisi Ringkus Bos Penjahit Asal Bireuen yang Selundupkan Sabu di Dubur

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Masing ingat dengan penjahit asal Kabupaten Bireuen berinisial WA (30) yang ditangkap oleh petugas Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Aceh Besar, 17 Agustus 2018 lalu?

Kasusnya kini terus bergulir dan ditangani oleh Sat Resnarkoba Polresta Banda Aceh. Hasil pengembangan, polisi kembali mengamankan seorang tersangka lainnya.

Baca: Penjahit asal Bireuen Sembunyikan Sabu ke Anus, Tertangkap di Bandara SIM

Kasat Resnarkoba AKP Budi Nasuha Waruwu mengatakan, tersangka yang ditangkap berinisial BD alias Herman, warga Gampong Cot Mancang, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar. BD ditangkap Selasa dini hari (11/9/2018) di rumahnya.

"Dari keterangan WA, tersangka BD ini bosnya,” kata Budi.

Selama ini, kata Budi, BD melarikan diri dan diketahui menetap di Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Dan baru-baru ini, polisi memperoleh informasi bahwa BD pulang ke Gampong Cot Mancang. Bergerak cepat, Polisi langsung mendatangi lokasi dan menciduknya.

“BD merupakan orang yang memberikan sabu yang kemudian dimasukkan ke dalam perut WA melalui dubur. BD juga yang mengantarkan WA ke Bandara SIM untuk terbang ke Jakarta,” tambah Budi.

Saat ini, pelaku diamankan di Mapolresta Banda Aceh untuk proses lebih lanjut.

Sebelumnya, WA, warga asal Kabupaten Bireuen, rela lubang anusnya dimasukkan satu kapsul berisi narkoba jenis sabu-sabu seberat 100 gram.

Pria yang berprofesi sebagai penjahit ini ditangkap oleh petugas Bandara SIM Blang Bintang, Aceh Besar, Jumat (17/8/2018), saat hendak terbang ke Jakarta. Petugas menangkapnya di lantai II boarding pass bandara.

Rubrik

Komentar

Loading...