Polisi Ringkus Bandar dan Kurir Sabu di Aceh Tenggara

Polisi Ringkus Bandar dan Kurir Sabu di Aceh Tenggara

BERITAKINI.CO, Kutacane | Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba Polres Aceh Tenggara meringkus dua pria yang menjalankan bisnis haram narkoba jenis sabu.

Mereka adalah HP (40), warga Desa Lawe Pinis, Kecamatan Darul Hasanah; dan SB (38) warga Desa Simpang Tiga Jongar, Kecamatan Ketambe.

Kapolres Agara AKBP Rahmad Har Deny didampingi Kasat Narkoba Ipda Andreas Ginting mengatakan, keduanya ditangkap pada Selasa sore lalu.

“HP adalah bandar, sedangkan SB kurirnya,” kata Andreas, Kamis (20/6/2019). Sementara satu orang lainnya melarikan diri saat akan ditangkap.

Andreas mengungkapkan bahwa petugas awalnya mendapat informasi dari masyarakat tentang tindak-tanduk dua tersangka itu.

Masyarakat merasa resah karena mereka kerap bertransaksi narkoba di sebuah pondok di salah satu kebun di Desa Lawe Pinis.

Petugas lantas menelusuri informasi itu dan bergerak ke lokasi kebun tersebut. Kedatangan petugas sepertinya tercium oleh tersangka. Mereka langsung melarikan diri. Tak berhenti di situ, petugas melakukan pengejaran. HP dan SB berhasil ditangkap.

“HP mengalami patah kaki saat mencoba melompat dari tebing saat melarikan diri. Sementara salah seorang lainnya berhasil kabur. Sudah kita tetapkan sebagai buron berinisial P,” katanya.

Petugas menyita 4 paket besar sabu seberat 22,18 gram dari dua tersangka yang berhasil ditangkap.

Keduanya langsung digelandang ke Mapolres Aceh Tenggara. “Kami juga masih melakukan pengembangan terkait dari mana mereka mendapatkan barang haram itu,” kata Andreas.

HP akan dijerat dengan Pasal 114 UU Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5  tahun dan paling lama 20 tahun.

Sedangkan SB dikenakan sanksi Pasal 112 dengan ancaman pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun.

Editor
Rubrik
Sumber
HP dan SB, tersangka bandar dan kurir sabu

Komentar

Loading...