Polisi Kembali Tangkap WN China Terkait Penyelundupan Sabu

Oleh ,
Polisi Kembali Tangkap WN China Terkait Penyelundupan Sabu
WN China sindikat penyelundupan sabu dari AS ditangkap aparat Polres Jakbar (Foto: Dok. Istimewa)

BERITAKINI.CO | Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat menangkap WN China pelaku kasus dugaan penyelundupan narkotika jenis sabu dari Amerika Serikat (AS). Dalam pengembangan kasus ini, polisi menyita empat paket sabu.

Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Erick Frendriz mengatakan perempuan WN China itu diamankan di kantor jasa pengiriman barang di daerah Menteng, Jakarta Pusat. Empat paket sabu itu ada dalam satu kardus.

"Dari temuan itu, Kami amankan satu orang perempuan WNA asal China," kata Erick kepada wartawan, Rabu (8/5/2019).

Erick menambahkan pihaknya akan terus mengembangkan kasus untuk mengejar bandar narkoba yang memasok sabu tersebut. Dalam kasus ini total ada empat orang yang sudah ditangkap.

"Saat ini empat pelaku kami amankan, dan kami akan terus dalami, siapa bandar yang memasok (narkoba ) tersebut," kata dia.

Sementara itu, Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta, Hengki Aritonang, menyampaikan pihaknya akan memperketat pemeriksaan untuk mencegah masuknya narkoba. Bea Cukai akan langsung berkoordinasi dengan kepolisian saat ada kiriman paket mencurigakan.

"Kami mencurigai adanya kiriman paket yang mencurigakan, kemudian kita melakukan koordinasi dan kerja sama dengan pihak Kepolisian Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Barat," kata Hengki.

Sebelumnya diberitakan, Polres Jakbar menggagalkan upaya penyelundupan sabu dari AS yang dimasukkan ke dalam kemasan kopi. Tiga orang yang diamankan terdiri dari satu WN China dan dua WNI.

"Kami amankan 19 buah kantong narkotika jenis sabu berawal dari informasi Bea dan Cukai yang mencurigai adanya paket pengiriman jenis narkotika yang berasal dari Amerika," kata Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Erick Frendeiz, Rabu (8/5/2019).

Rubrik
Sumber
Detik.com

Komentar

Loading...