Pj Geuchik di Aceh Singkil Pecat Perangkat Desa Secara Massal

Pj Geuchik di Aceh Singkil Pecat Perangkat Desa Secara Massal

BERITAKINI.CO, Singkil | Sebanyak 22 perangkat dan petugas Desa Lentong, Kecamatan Kotabaharu, Aceh Singkil, mengaku diberhentikan secara sepihak oleh Pj geuchik (kepala desa) setempat.

Mereka yang dipecat secara massal itu terdiri dari para kaur, kadus, operator, petugas kebersihan kantor desa, petugas pustaka, janang, petugas kader posyandu, bendahara desa, petugas linmas, guru PAUD, dan dukun terlatih.

"Kami tidak tahu kenapa kami diberhentikan. Menurut keterangan camat, kami tidak bisa diberhentikan jika tidak ada surat rekomendasi dari pihak kecamatan," kata Zakirun, salah seorang kepala dusun di desa itu kepada awak media, Jumat (25/1/2019).

Kata dia, surat pemberhentian perangkat dan petugas desa dikeluarkan oleh Pj Geuchik Lentong pada tanggal 10 Januari 2019 dengan Nomor: 141/SK/44/2019 ditanda tangani langsung oleh Ahmad Rusli Lingga selaku Pj Geuchik Lentong.

“Kita sudah menanyakan ke camat apakah ada rekomendasi dari pihak kecamatan, di sana kami dapat kejelasan bahwa tidak ada dikeluar rekomendasi,” kata Zakirun.

Menurutnya, jika mengacu pada Permendagri No 83 Tahun 2015 Tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Aparatur Desa, surat pemberhentian tersebut tidak sah.

Terpisah, Pj Geuchik Desa Lentong Ahmad Rusli Lingga dikonfirmasi membenarkan dirinya memecat beberapa perangkat desa.

"Benar saya memecat beberapa perangkat desa dengan penuh pertimbangan," kata Ahmad Rusli.

Menurutnya, puluhan perangkat dan petugas itu dipecat karena tidak bisa bekerja sama dan tidak sejalan dalam membangun desa.

“Ada juga faktor usia dan tidak aktif dalam menjalankan roda pemerintahan. Selain itu ada juga karena perangkat desa bergabung ke salah satu partai politik. Ini tentu menyalahi peraturan desa No 51 huruf g dan pasal 52,” kata Ahmad Rusli.

“Pencopotan ini juga tidak mendapat protes dari masyarakat. Kenapa di belakangan ada komplin seperti ini.”

Rubrik

Komentar

Loading...