Permohonan Ditolak, Partai Aceh: MK Pengawal Konstitusi yang Melanggar Konstitusi

Oleh ,
Permohonan Ditolak, Partai Aceh: MK Pengawal Konstitusi yang Melanggar Konstitusi

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Aceh (PA) menyayangkan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menolak gugatan pasangan calon Gubernur -Wakil Gubernur Aceh Muzakir Manaf-TA Khalid.

"Kita dari Partai Aceh meyesalkan sikap MK dalam mengambil putusan hari ini," ujar Juru Bicara PA Suadi Sulaiman pada BERITAKINI.CO,  Selasa (4/7/2017).

Sebab, katanya, MK yang merupakan lembaga pengawal Konstitusi Republik Indonesia, justru melanggar konstitusi tersebut.

Menurutnya,  MK telah mengangkangi kekhususan Aceh yang telah diakui oleh Undang Undang Dasar 1945 Pasal 18 B.

Apalagi, kekhususan ini telah didelegasikan dalam Undang Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh, begitu juga dengan tata pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) Aceh sebagaimana diatur dalam Bab X Bagian Pertama sampai Bagian Kelima Pasal 65-74.

Oleh karena itu, katanya, seiring dengan pembangkangan UUPA maka Pemerintah Pusat melalui MK telah menghancurkan proses perdamaian Aceh yang  telah berlangsung 11 tahun.

"Langkah ini bisa melahirkan potensi konflik baru di Aceh," tegas Adi. (*)

Komentar

Loading...