Perempuan yang Diduga Racuni Temannya Sendiri di Banda Aceh Terancam 9 Tahun Penjara

Oleh ,
Perempuan yang Diduga Racuni Temannya Sendiri di Banda Aceh Terancam 9 Tahun Penjara

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Mauliza (37), warga Lueng Bata, Banda Aceh (sebelumnya ditulis warga Jurong Penjera, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar) kini harus mendekam dalam sel tahanan kepolisian akibat aksinya yang diduga ingin mencuri emas dengan cara meracun temannya sendiri melalui bakso.

Kini diapun terancam hukuman maksimal 9 tahun penjara. Polisi menjeratnya dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan.

Tapi sesungguhnya Mauliza bisa saja mendapat ancaman hukuman lebih berat jika penyelidikan polisi berhasil mengumpulkan bukti-bukti adanya upaya percobaan pembunuhan.

Tapi Kapolsek Kuta Alam Iptu Miftahuda Dhiza Fezuono mengatakan, penyidik kekurangan alat bukti yang kuat, sehingga pelaku tidak bisa dijerat dengan pasal percobaan pembunuhan.

"Kita telah mengamankan alat bukti di TKP, namun mangkok kuah bakso yang diduga mengandung racun telah dicuci oleh suami korban. Ada beberapa bukti petunjuk lainnya seperti kain muntahan korban juga sudah dicuci sehingga kita kesulitan untuk mengungkap alat bukti yang mengandung racun," kata Dhiza di Mapolsek Kuta Alam, Rabu (10/10/2018).

Menurut Dhiza, pihak korban juga telat melaporkan kasus ini kepada Polisi sehingga sebagian alat bukti hilang.

"Jadi kejadiannya pada Kamis (27/9/2018), dilaporkan pada hari Sabtu. Jadi rentang waktunya sudah dua hari setelah kejadian. Kita juga memakluminya, karena suami korban mementingkan keselamatan istrinya dulu," sebutnya.

"Rekam medik di rumah sakit juga belum keluar. Kita juga terkendala karena pelaku tidak kooperatif, keteranganya berubah-ubah. Namun kita tetap menyelidiki kasus ini dengan alat bukti dan saksi-saksi yang ada untuk menjerat pelaku dengan pasal pencurian dengan pemberatan.” 

Dizha mengungkapkan, motif pelaku melakukan tindakan ini karena terdesak ekonomi. Menurut keterangan pelaku, Dia ingin membayar kredit bank.

"Pelaku ternyata sudah beberapa kali minta pinjam uang kepada korban, bahkan meminta korban untuk menggadaikan kalung emasnya. Alasannya untuk bayar kredit. Dan pada akhirnya pelaku mengambil kalung emas korban saat korban sudah lemas setelah memakan bakso. Namun kalung emas tersebut dikembalikan setelah aksi pelaku ketahuan oleh tetangga korban," ujarnya.

Polisi kini telah mengamankan tersangka beserta barang bukti kalung emas seberat 8 mayam yang diambil dari korban.

"Jadi pelaku M kita jerat dengan Pasal 365 KUHPidana tentang pencurian dengan kekerasan. Ancaman hukuman penjara maksimal 9 tahun," tegas Dhiza.

Sebelumnya diberitakan, seorang ibu rumah tangga bernama Erawati (36) warga Gampong Mulia Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh diduga menjadi korban pencurian yang diduga dilakukan temannya sendiri yakni Mauliza.

Baca: Seorang IRT di Banda Aceh Diduga Diracun Teman Sendiri, Emas 8 Mayam Nyaris Raib

Korban mengalami mual, pusing hingga muntah setelah menyantap bakso yang diduga telah diracuni Mauliza.

Beruntung, nyawa korban bisa diselamatkan setelah dilarikan ke rumah sakit oleh tetangganya. | MAG-02

Rubrik
IKLAN ACEH JAYA

Komentar

Loading...