Perang Harga, Pengusaha Mesin Pertanian di Pidie Bentuk Komunitas

Perang Harga, Pengusaha Mesin Pertanian di Pidie Bentuk Komunitas

BERITAKINI.CO, Sigli | Pengusaha mesin pertanian di Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya membentuk komunitas kombine dan traktor untuk menyamakan persepsi dalam menetapkan ongkos bajak sawah dan potong padi.

"Tujuannya supaya ada keseragaman yang diambil dari petani berdasarkan lokasi sawah di daerah masing-masing," kata Aswani, Ketua Komunitas Kombine dan Traktor Pidie dan Pidie Jaya kepada wartawan, Sabtu (12/1/2019).

Selama ini, kata Aswani, ongkos bajak sawah dan potong padi di Pidie maupun Pidie Jaya dinilai masih belum seragam. Di mana, sebagian pengusaha alat pertanian yang mengambil ongkos masih relatif rendah sehingga tidak mencukupi untuk biaya perawatan dan melunasi kredit.

"Sebelum komunitas ini terbentuk, ada sebagian pengusaha yang mengambil ongkos potong padi relatif rendah berkisar antara Rp 400 ribu sampai Rp 300 ribu, Hal ini tentunya sangat memberatkan bagi pengusaha lain," ujarnya.

Hasil kesepakatan setelah komunitas ini terbentuk, kata dia, menetapkan ongkos potong padi menjadi Rp 600 ribu per naleh (ukuran luas lahan dalam bahasa Aceh), sedangkan ongkos bajak sawah ditetapkan Rp 220 ribu.

"Penetapan ongkos ini untuk mempersatukan para pengusaha agar tidak saling sikut dan sikat," terang Safwan.

Kadis Pertanian Pidie Jaya, Muzakkir Muhammad menyambut pembentukan komunitas pengusaha alat mesin pertanian ini. Mereka dapat mengakomodir aspirasi pengusaha-pengusaha baik itu tarif yang diambil dari jasa pelayanan (petani) maupun kebutuhan-kebutuhan lainnya.

Selama ini, kata dia, sering terjadi ‘konflik’ menyangkut tarif yang diambil dari petani, karena ada pengusaha mengambil tarif terlalu rendah sehingga menyulitkan bagi pengusaha lain untuk biaya pemeliharaan mesin dan belum lagi biaya perlunasan kredit.

"Dengan terbentuknya asosiasi ini, mereka telah menetapkan tarif standar untuk membajak sawah dan potong padi sehingga ini menjadi keseragaman," katanya.

Rubrik

Komentar

Loading...