Pengerjaan Lambat, Warga Keluhkan Pembangunan Jembatan Pangwa

Pengerjaan Lambat, Warga Keluhkan Pembangunan Jembatan Pangwa

BERITAKINI.CO, Pidie Jaya | Proyek pembangunan jembatan penghubung Kecamatan Trienggadeng dan Kecamatan Meureudu, Pidie Jaya, hingga kini belum juga rampung dikerjakan.

Padahal, pekerjaaan yang diawali 29 Desember 2017 itu, seharusnya rampung dikerjakan selama 210 hari.

Proyek pembangunan kembali jembatan tersebut dikerjakan oleh PT Zarnita Abadi, dengan nilai kontrak Rp 10.995.440.000, bersumber dari dana hibah rehabilitasi dan rekontruksi pasca bencana tahun anggaran 2017-2018.

Akibat belum tuntasnya jembatan tersebut, kini dikeluhkan oleh warga di dua kecamatan itu. Pasalnya jembatan tersebut merupakan salah satu akses bagi mereka untuk berkativitas ke pusat kecamatan.

“Pembangunannya sangat lambat, padahal pihak rekanan sudah diberikan penambahan waktu juga dari jadwal semestinya,” kata Geuchik Gampong Pangwa, Kecamatan Treinggadeng, Munawir, Jumat (12/10/2018).

Ia dan warga lain berharap agar pembangunan jembatan itu dapat segera dirampungkan. Sehingga mempermudah masyarakat dalam beraktivitas.

“Kita berharap jembatan tersebut segara siap, sayang masyarakat yang berprofesi sebagai pedagang di pasar,” kata Munawir.

Amatan BERITAKINI.CO, pemasangan kerangka baja sudah rampung dikerjakan, namun oprit atau timbunan di belakang abudment belum rampung dikerjakan.

Kepala Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pidie Jaya, M Nasir, mengaku pihaknya belum menerima laporan dari BPBA ihwal pogres pengerjaan pembangunan jembatan Pangwa tersebut.

“Belum diserahkan ke kita, berarti belum siap 100 persen. Untuk masalah pembangunan jembatan itu semua ditangani dari banda Aceh, kita hanya menerima manfaat,” kata M Nasir. | NURZAHRI

Penulis
Rubrik

Komentar

Loading...