Pengadilan Tipikor Gelar Sidang Perdana Kasus Korupsi Mantan Kadiskes Subulussalam

Pengadilan Tipikor Gelar Sidang Perdana Kasus Korupsi Mantan Kadiskes Subulussalam
Kajari Subulussalam Alinafiah Saragih

BERITAKINI.CO, Subulussalam | Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Banda Aceh menggelar sidang perda kasus korupsi yang melibatkan mantan Kepala Dinas Kesehatan Subulussalam, Adri. Sidang digelar pada Jumat pekan lalu, dengan agenda pembacaan dakwaan.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam dakwaan primer menyatakan Adri melanggar Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 18 ayat (1) huruf a, b, ayat (2) dan (3) Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 jo Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHPidana.

Sementara dalam dakwaan subsider, Adri  diancam pidana dalam Pasal 3 jo Pasal 18 ayat (1) huruf a, b, ayat (2) dan (3) Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 jo. Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHPidana.

Kajari Subulussalam Alinafiah Saragih pada BERITAKINI.CO mengatakan, Adri sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan dii Rutan Singkil sejak 18 Juni 2019 lalu.

Selain Adri, penyidik juga menetapkan PPTK Irwansyah, Konsultan Pengawas Sudirman, dan Rekanan Pelaksana Efan Suryaganti Lubis.

Mereka ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan pagar Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Subulussalam yang bersumber dari dana otonomi khusus (otsus) tahun anggaran 2015 senilai Rp 826 juta lebih.

Rubrik

Komentar

Loading...