Penembakan Rumah Warga Aceh Utara, Ternyata Karena Hutang Sabu Belum Dibayar

Oleh ,
Penembakan Rumah Warga Aceh Utara, Ternyata Karena Hutang Sabu Belum Dibayar
Ilustrasi

BERITAKINI.CO, Idi | Kepolisian Resor (Polres) Aceh Utara bekerjasama dengan Ditreskrimum Polda Aceh dan Opsnal Res Polres Aceh Timur berhasil ungkap motif teror penembakan rumah milik Ahmad Budiman (71) warga Desa Geumata, Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara yang terjadi Jumat, 13 April 2018 lalu.

Penembakan diduga dilatarbelakangi hutang piutang sabu antara Ulul Azmi, salah satu anggota keluarga di rumah tersebut kepada J, yang diduga sebagai pelaku penembakan dan kini masih buron.

Baca: Gerebek Rumah Pelaku Teror Senjata Api, Polisi Sita AK 56 di Aceh Timur

"J merupakan sindikat atau kelompok jaringan narkoba Nurdin atau Tgk Din dan Ol, yang merupakan pelaku yang sering mengancam korban penembakan rumah Ulul Azmi karena sabu miliknya tidak dibayar oleh Ulul Azmi. Totalnya sebanyak 1 ons," ungkap Kasat Reskrim Polres Aceh Timur, AKP Erwin Satrio Wilogo.

Pada Jumat, 20 April 2018 lalu, sekira pukul 23.00 WIB, polisi melakukan penggerebekan di salah satu rumah di Desa Simpang Seuneubok Peusangan, Kecamatan Peureulak Kota, Kabupaten Aceh Timur.

Petugas mendapat informasi bahwa lokasi itu adalah tempat persembunyian pelaku.  Namun saat digeledah ternyata J sudah tidak berada di lokasi, ia berhasil kabur dengan menggunakan Honda Vario.

Meski berhasil kabur, polisi berhasil menyita satu unit Honda Jazz yang diduga digunakan pelaku saat menjalankan aksi terornya.

Selanjutnya, Sabtu, 21 April 2018, sekira pukul 01.00 WIB, kata kasat Reskrim, tim melakukan penggerebekan di rumah orang tua J, di Gampong Blang Bitra, Kecamatan Peurelak Kota, Kabupaten Aceh Timur.

Di rumah tersebut, petugas berhasil amankan senjata api AK 56 Nomor Seri 1608152 buatan Cina, 66 butir amunisi AK, 2 magazine, 7 paket sabu ukuran besar dan 5 paket ukuran kecil dengan total berat 640 gram, alat timbang digital, alat hisap sabu, serta 2 unit telepon genggam milik tersangka.

"Adapun barang bukti senjata diamankan di Polres Aceh Utara, kemudian barang bukti berupa 1 unit mobil Honda Jazz dan barang bukti narkoba diserahkan ke Sat Narkoba Polres Aceh Timur," jelas Kasat Reskrim.

Rubrik

Komentar

Loading...