Penembakan Posko Abusyik Dinilai Sebagai Strategi Agar Hakim MK Loloskan Gugagat Sengketa Pilkada

Penembakan Posko Abusyik Dinilai Sebagai Strategi Agar Hakim MK Loloskan Gugagat Sengketa Pilkada
Muharramsyah SH (Ist)

BERITAKINI.CO, Pidie | Kuasa Hukum Abusyik, Muharramsyah mengatakan, penembakan terhadap Posko Abusyik di Gampong Ulei Cot Seupeng adalah strategi yang dimainkan penguasa untuk mempengaruhi Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) dalam memutuskan sengketa pilkada Aceh.

Baca: OTK Berondong Posko Abusyik di Pidie

"Kita masih ingat saat MK sedang bersidang untuk memutuskan apakah jadwal pendaftaran Pilkada Aceh tahun 2012 lalu bisa dibuka lagi atau tidak. Bersamaan dengan itu terjadi penembakan terhadap buruh pekerja asal Jawa," tulis Muharramsyah melalui WhatsApp pada BERITAKINI.CO, Senin (6/3/2017).

Ia mengatakan, percaya atau tidak, fakta penembakan buruh pekerja asal Jawa ketika itu berhasil memengaruhi MK dalam putusan sela pada 7 Januari 2012.

Saat itu, salah satu pertimbangan hukum karena mencermati kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat Aceh.

"Hari ini, strategi itu berusaha dijalankan lagi, dengan harapan Hakim MK akan goyang, lalu memutuskan dengan meloloskan gugatan sengketa pilkada mereka. Atau memenangkan gugatan mereka," tulisnya.

Sebelumnya, Polda Aceh juga menilai bahwa aksi tersebut berkaitan dengan pilkada, terutama dari orang-orang yang tak puas dengan hasil yang telah diperoleh. 

"Kami sangat menyayangkan peristiwa tersebut, khususnya pasca rekapitulasi perhitungan suara KIP. Ini adalah ekpresi dari ketidakpuaasan pihak-pihak tertentu yang tidak mau menempuh jalur hukum," ujar Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Goenawan saat ditemui oleh BERITAKINI.CO di ruang kerjanya, Senin (6/3/2017).(*)

Penulis
Rubrik
LOKER BERITAKINI

Komentar

Loading...