Pembangunan Rumah Korban Gempa Pijay Dimulai, Rusak Berat Dialokasikan Rp 80 Juta

Pembangunan Rumah Korban Gempa Pijay Dimulai, Rusak Berat Dialokasikan Rp 80 Juta

BERITAKINI.CO, Meureudu | Pembangunan rumah korban Gempa Pidie Jaya akan dimulai. Total, akan dibangun 5.758 unit rumah.

Dari jumlah itu, sebanyak 3.023 unit masuk kategori rusak berat, dan 2.735 unit yang rusak sedang.

Sebelum divalidasi oleh konsultan manajemen, jumlah rumah yang rusak berat hanya 2.002 unit, sedangkan yang rusak sedang 4.524 Unit.

"Selama ini orang bertanya kenapa telat? Tidak telat, pasca gempa kita langsung membangun rumah hunian sementara (huntara), sedangkan Bireuen dan Pidie tidak bisa, karena telat dalam proses anggaran, " kata Kepala BPBD Pidie Jaya, Muhammad Nasir, Senin (12/2/2018).

Lebih lanjut Muhammad Nasir mengatakan, awalnya, untuk rumah rusak berat hanya mendapat anggarannya Rp 40 juta, sesuai dengan apa yang telah disampaikan oleh presiden.

Namun nilai itu sudah tentu tidak cukup untuk biaya pembangunan satu unit rumah. Itulah sebabnya, kata Muhammad Nasir, Bupati Pidie Jaya Aiyub Abbas berkali-kali meminta kepada presiden agar dana itu ditambah.

“Akhirnya dipenuhi oleh Pak Jokowi sebesar Rp 80 juta untuk rumah rusak berat," katanya.

"Jadi, jika terlambat sedikit jangan kecewa, karena angkanya sudah bertambah.”

Rubrik

Komentar

Loading...