Parpol yang Catut Nama Abusyik Sebagai Pengurus Bisa Dipidana

Parpol yang Catut Nama Abusyik Sebagai Pengurus Bisa Dipidana

BERITAKINI.CO, Sigli | Menyikapi fenomena pencatutan nama Roni Ahmad alias Abusyik yang juga bupati Pidie sebagai pengurus partai politik dinilai sebagai perbuatan melanggar hukum dan bisa saja dipidanakan. Hal ini disampaikan Penasehat Hukum Abusyik, Muharramsyah.

Menurut Muharram, bisa saja pihaknya melaporkan partai yang mencatut nama Abusyik sebagai pengurus partainya ke kepolisian atas dugaan tindak pidana penipuan sebagaimana diatur dalam pasal 378 KUHP.

“Penipuan adalah delik laporan, oleh karena itu, Roni Ahmad sebagai pihak yang mengetahui adanya pencatutan nama sebagai pengurus atau penasehat partai dapat melaporkan,” kata Muharramsyah, Kamis (15/3/2018).

Baca: Dikukuhkan Sebagai Ketua Dewan Penasehat Gerindra Pidie, Begini Reaksi Abusyik

Menurut Muharram, memasukkan nama Roni Ahmad menjadi penasehat atau pengurus, atau anggota dalam partai tanpa izin dan atau sepengetahuan dari yang bersangkutan itu sebuah penipuan.

“Jika perbuatan tersebut akhirnya menggerakkan orang lain untuk menyerahkan sesuatu kepadanya, maka hal tersebut telah memenuhi unsur penipuan,” katanya.

Muharram menambahkan, penggunaan nama orang lain tanpa sepengetahuan atau tanpa izin pemilik nama yang bersangkutan untuk dicantumkan ke dalam suatu dokumen yang memberikan tanggung jawab, bukanlah suatu tindakan yang dibenarkan, baik di dalam kehidupan masyarakat maupun di dalam pengaturan hukum.

Penulis
Rubrik

Komentar

Loading...