Melanggar Aturan, Panwaslih Pidie Bakal Copot Paksa APK yang Ditempel di Kendaraan

Melanggar Aturan, Panwaslih Pidie Bakal Copot Paksa APK yang Ditempel di Kendaraan

BERITAKINI.CO, Sigli | Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kabupaten Pidie akan menertibkan alat peraga kampanye (APK) yang masih menempel pada kendaraan, baik kendaraan pribadi maupun kendaraan umum.

Pemasangan APK pada kendaraan yang terus bergerak dianggap memang efektif untuk memperkenalkan calon anggota legislatif (caleg) dan calon presiden kepada masyarkat luas.

Namun menurut Kordiv Penindakan Pelanggaran Panwaslih Kabupaten Pidie Mukhtar Al-Falah, hal tersebut bertentangan dengan peraturan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nomor 23 Tahun 2018.

Mukhtar Al-Falah mengatakan, pekan lalu pihaknya telah mengirimkan surat pemberitahuan pada semua partai politik supaya segera menertibkan sendiri APK yang masih menempel pada kendaraan.

"Surat yang kita layangkan itu ternyata tidak direspon sedikit pun oleh partai politik, malahan masih banyak angkutan umum seperti labi-labi memasang foto caleg,” kata Muktar kepada BERITAKINI.CO, Selasa (19/3/2019).

Dalam PKPU, lanjut Muktar, diatur bahwa tidak boleh mencantumkan nomor urut, nama caleg, apalagi gambar caleg, pada mobil pribadi maupun mobil pengurus partai, hanya boleh menempelkan logo partai politik peserta pemilu.

“Apalagi striker APK atau logo partai pada angkutan umum, memang tidak boleh sama sekali,” kata Muktar.

Untuk itu, kata Mukhtar, Paswaslih Pidie akan mengambil langkah tegas terhadap keberadaan striker yang masih menempel pada angkutan umum, karena Panwaslih sudah leboh dulu menyampaikan persoalan tersebut pada pihak Polres Pidie dan Satpol PP Kabupaten Pidie.

“Dalam waktu dekat kita akan tertibkan APK di badan mobil yang menyalahi ketentuan,” pungkasnya.

Iklan Sabang Merine

Komentar

Loading...