Panwaslih Aceh Selatan Selidiki Dugaan Pencoblosan Ganda

Oleh ,
Panwaslih Aceh Selatan Selidiki Dugaan Pencoblosan Ganda

BERITAKINI.CO, Tapaktuan | Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Aceh Selatan mulai mengusut temuan dugaan pelanggaran Pilkada di wilayah tugasnya.

Salah satunya adalah pencoblosan lebih dari satu kali di lokasi berbeda dengan orang yang sama, yang ditemukan di Kecamatan Meukek.

“Benar ada temuan teman-teman Panwascam Meukek terkait dugaan pemilih ganda di kecamatan tersebut. Untuk sementara masih dalam mengumpulkan data," ujar Ketua Panwaslih Aceh Selatan, Hendra Saputra kepada wartawan di Tapaktuan, Jumat (29/6/2028).

Ia menjelaskan, dugaan pemilih ganda terjadi di TPS 1 Gampong Blang Kuala, dan TPS 2 Labuhan Tarok Kecamatan, Meukek.

Di TPS Kuala diketahui terdapat DPT berinisial THS. Sementara di TPS Labuhan Tarok ada pemilih berinisal TH. Keduanya diduga orang yang sama dengan sedikit perbedaan di namanya.

“Kita akan melengkapi data secara administrasi dulu, termasuk penyesuaian NIK yang nantinya kita minta ke KIP, lalu klarifikasi kepada terduga pelaku, termasuk memintai KTP dan KK-nya untuk disesuaikan,” ujarnya.

Dia mengatakan apabila temuan Panwascam terbukti, maka akan diproses lebih lanjut dengan materi pidana pemilihan.

“Sesuai UU Nomor 10 Tahun 2016 yang menyebutkan apabila seseorang pemilih menggunakan hak pilihnya lebih dari satu kali, baik di TPS yang sama ataupun di TPS berbeda, diancam hukuman minimal 36 bulan kurungan penjara dan maksimal 108 bulan,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Kapolres Aceh Selatan AKBP Dedi Sadsono. Namun, pihaknya masih menunggu proses yang sedang berlangsung di panitia pengawas terkait kasus tersebut.

"Setelah ada bukti baru kita proses hukum," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) merekomendasikan pilkada ulang di sejumlah daerah di Indonesia. Salah satu daerah yang berpotensi dilakukan pemungutan suara ulang (PSU) adalah Aceh Selatan.

Baca: Bawaslu Rekomendasi Pilkada Ulang di Aceh Selatan, Ini Alasannya

"Aceh Selatan pemilih memilih pada dua TPS yang berbeda, ini juga berpotensi dilakukan PSU," kata anggota Bawaslu Ratna Dewi Petalolo.

Rubrik
IKLAN ACEH JAYA

Komentar

Loading...