Pak Cek Sepakat Hilangkan Lambang dan Logo PNA dari Atribut Kampanyenya

Oleh ,
Pak Cek Sepakat Hilangkan Lambang dan Logo PNA dari Atribut Kampanyenya

BERITAKINI.CO, Jantho | Polemik yang dipicu munculnya lambang Partai Nasional Aceh (PNA) pada alat peraga kampanye Pasangan Calon Bupati-Wakil Bupati Aceh Besar Saifuddin Yahya (Pak Cek) dan Juanda Jamal berhasil diselesaikan lewat serangkaian musyawarah.

Pasangan  yang diusung Partai Aceh itu sepakat akan menghilangkan logo dan lambang PNA dari atribut kampanye mereka, paling lama 7 Desember 2016.

“Hal itu merupakan salah satu poin yang direkomendasikan Panwaslih Aceh Besar dan telah disepakati masing-masing pihak dalam musyawarah,” kata  Ketua DPW PNA Aceh Besar Nasri dalam siaran persnya yang diterima BERITAKINI.CO, Sabtu (3/12/2016).

Nasri mengatakan, musyawarah itu digelar di Kantor Camat Ingin Jaya pada Kamis, 1 Desember 2016 dan difasilitasi oleh Panwaslih Kabupaten Aceh Besar.

Menurut Nasri, kedua pihak menyepakati akan menjalankan hal-hal yang telah disepakati ini. “Kedua belah pihak juga sepakat untuk mematuhi keputusan KIP Aceh Besar tentang dukungan partai politik pasangan calon nomor urut 1 dan nomor urut 2,” katanya.

Kesepakan damai itu ditandatangani oleh pihak pertama yakni Nasri sebagai Ketua DPW PNA Aceh Besar dan pihak kedua oleh Muhammad Hud, Sekretaris Tim Pemenangan Nomor Urut 2. 

“Kepada seluruh jajaran pengurus PNA Aceh Besar baik dari tingkat kabupaten sampai ke tingkat gampong serta seluruh kader dan simpatisan, agar tetap solid dan terpimpin serta menghormati hasil musyawarah ini.”  

Seperti diketahui, pada hari Senin 28 November 2016 lalu, Nasri melapor ke Panwaslih Aceh Besar ihwal dugaan pelanggaran tentang pemasangan logo dan lambang PNA di atribut kampanye Pak Cek-Juanda.

Padahal, DPP PNA sudah memberikan dukungan kepada Pasangan Calon Nomor Urut 1 Pilkada Aceh Besar yakni Mawardi Ali dan Tgk. Husaini A. Wahab.(*)

LOKER BERITAKINI

Komentar

Loading...