Nurzahri: Temuan Blok Simeulue Bukan Hal Baru

Nurzahri: Temuan Blok Simeulue Bukan Hal Baru

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Anggota DPRA Nurzahri mengatakan, temuan cadangan minyak dan gas (migas) di celah Simeulue atau blok Simeulue sebenarnya bukan hal baru.

“Cadangan migas tersebut sudah lama ditemukan oleh BPPT yang bekerjasama dengan beberapa peneliti dari Jerman pasca tsunami 2005,” kata Nurzahri pada BERITAKINI.CO, Jumat malam.

Sebelumnya, Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Mukhtar Tompo mengungkapkan bahwa potensi migas di Simeulue tersebut mengalahkan cadangan migas Arab Saudi. Dia juga mengutip informasi dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

Baca: Aceh Punya Cadangan Migas Melebihi Arab Saudi

Menurut Nurzahri, waktu itu bahkan sudah ada beberapa perusahaan besar yang berminat untuk mengeksplorasi blok tersebut seperti TOTAL dari Prancis.

Hanya saja mengingat belum terbentuknya Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA), proses lelang blok tersebut ditunda.

“Karena bila dipaksakan tender pada masa itu tentu Aceh tidak akan mendapatkan bagian apapun dari hasil migas yang ada di blok Simeulue,” katanya.

DPRA sendiri, kata Nurzahri, sampai saat ini belum mau mengeluarkan rekomendasi untuk eksplorasi blok Simeulue sampai semua permasalahan, terutam kejelasan mengenai besaran bagi hasil untuk Aceh.

Baca: Nurzahri, Politisi Muda yang Ikut Membidani Lahirnya Partai Aceh

“Kondisi saat ini, BPMA sedang berbenah dan berproses merekrut pegawai. Kita harapkan setelah permasalahan internal BPMA selesai, BPMA dapat segera mengajukan permintaan rekomendasi kepada DPRA agar blok Simeulue dapat segera dieksplorasi,” katanya.(*)

Penulis
Rubrik

Komentar

Loading...