Namanya Dicatut, Abusyik Somasi Gerindra

Namanya Dicatut, Abusyik Somasi Gerindra
Iklan BPKS

BERITAKINI.CO, Sigli | Roni Ahmad alias Abusyik yang juga bupati Pidie melayangkan somasi kepada Gerindra atas pencatutan namannya dalam pengurus partai tersebut.

Kuasa Hukum Roni Ahmad, Muharramsyah SH mengatakan, Abusyik meminta Gerindra segera mengeluarkan namanya dari struktur kepengurusan DPC Partai Gerindra Pidie.

"Kami beri waktu 7 x 24 jam, terhitung sejak surat somasi dilayangkan 27 Maret 2018 untuk ditindak lanjuti," ujar Muharramsyah kepada BERITAKINI.CO, Jumat (13/4/2018).

Baca: Dikukuhkan Sebagai Ketua Dewan Penasehat Gerindra Pidie, Begini Reaksi Abusyik

Abusyik juga mengancam, jika sampai batas waktu yang diberikan tidak juga menindaklanjuti, maka pihaknya tidak segan-segan membawa perkara tersebut ke meja hijau.

"Jika tidak ditindaklanjuti, maka terpaksa mengunakan upaya hukum baik secara perdata maupun pidana," kata Muharramsyah.

Baca: Abusyik Ditetapkan Sebagai Ketua Dewan Penasehat Gerindra Pidie

Surat somasi yang ditembuskan ke DPD Gerindra Aceh dan DPP Gerindra Pusat diterbitkan Roni Ahmad, setelah DPP Gerindra mengeluarkan Surat Putusan Nomor 0086/KPTS/DPP-Gerindra/2018 tanggal 13 Februari 2018.

Dalam putusan itu disebutkan , bahwa nama Roni Ahmad masuk dalam susunan personalia Dewan Penasehat  Cabang Gerindra Kabupaten Pidie sebagai ketua penasehat DPC Partai Gerindra Pidie.

"Sedangkan Roni Ahmad tidak tau apa-apa, jelas ini tidak etis dan melanggar hukum," ujarnya.

Dalam hal ini, tambah Muharramsyah, Roni Ahmad telah dirugikan dimata rakyatnya atas pencatutan nama tanpa izin tersebut, apalagi saat ini beliau menjabat bupati Pidie yang terpilih dari jalur perseorangan periode 2017-2022.

"Roni Ahmad milik rakyat bukan milik kelompok," ujarnya.

Sekretaris DPC Gerindra Pidie, Masrul Junaidi mengatakan sudah menerima surat somasi tersebut dan Masrul menyebutkan itu merupakan lika liku politik yang dianggapnya hal biasa.

Mengenai pergantian ketua Penasehat DPC Gerindra Pidie yang sebelumnya dicantumkan nama Roni Ahmad, sudah diusulkan perubahan ke DPP.

"Sudah kami tindak lanjuti dan sedang dalam proses. Nanti ketua penasehat akan dijabat Syah Umar," ujar Nasrul.

Penulis
Rubrik

Komentar

Loading...