Muzakir Manaf Minta Kader Partai Aceh Taat Pada Pimpinan

Muzakir Manaf Minta Kader Partai Aceh Taat Pada Pimpinan

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Ketua Umum Partai Aceh Muzakir Manaf mengatakan, kekalahan dalam sebuah peperangan bisa disebabkan karena tak taatnya pasukan terhadap pimpinan.

Muzakir Manaf mencontohkan sebuah peperangan di zaman Rasulullah. “Saat itu pasukan muslim kalah saat menghadapi tentara kafir,” kata Muzakir Manaf saat ceramah di Maulid Akbar Partai Aceh, di Banda Aceh, Senin (12/2/2018).

Muzakir Manaf menyatakan, penyebab kekalahan tersebut lantaran pasukan Islam tidak patuh ke pada Rasulullah, sebagai panglima perang.

“Nabi memerintahkan tidak mengambil harta rampasan, tapi sayang tentara Islam waktu tidak patuh kepada perintah Nabi,” katanya.

Pasukan Islam, kata Muzakir Manaf, tetap mengambil harta rampasan. Bahkan, kata Muzakir Manaf, terjadi pertengkaran antara sesama yang mengakibatkan umat Islam mengalami perpecahan dan akhirnya kalah.

“Karena itu, kita harus bisa mengambil iktibar dari kejadian tersebut. Semestinya semua kader Partai Aceh harus sami’na wa ata’na pada pemimpin” kata Muzakir Manaf.

Selanjutnya, kata Mualem, dalam sejarah Aceh tidak pernah terjadi kudeta, tidak ada perebutan kekuasaan. Karena itulah Aceh berkembang maju.

“Untuk ke depan kita mengharapkan Aceh harus lebih baik, dan maju. Terutama kader Partai Aceh untuk selalu sami’na wa ata’na (mendengar dan taat) kepada pemimpinnya agar kita semua dapat mewujudkannya masa depan yang lebih baik.”

Tiga hal yang kerap mengakibatkan perjuangan gagal, kata Muzakir Manaf, adalah harta, tahta dan wanita.

“Oleh sebab itu, kita semua terutama dalam hal mengambil tiga hal itu, untuk selalu berpedoman kepada pimpinan kita, agar semua lebih aman damai dan lebih sejahtera,” katanya.

“Jika pimpinan mengatakan A, maka lakukanlah A, jika pimpinan mengatakan B maka laksanakanlah B. Begitu juga dalam merebut kekuasaan atau merebut kepemimpinan jangan sampai karu-karu (ribut-ribut)."

Penulis
Rubrik

Komentar

Loading...