Minum Kopi 25 Cangkir Per Hari Diklaim Masih Aman untuk Jantung

Oleh ,
Minum Kopi 25 Cangkir Per Hari Diklaim Masih Aman untuk Jantung
ILUSTRASI

BERITAKINI.CO | Banyak yang menyebut bahwa mengonsumsi kopi berlebihan dalam satu hari berdampak buruk bagi kesehatan. Tapi sebuah penelitian terbaru justru menemukan bahwa minum kopi hingga 25 cangkir per hari, masih aman untuk jantung.

Penelitian, yang dipresentasikan pada konferensi British Cardiovascular Society belum dipublikasikan dalam jurnal peer-review, didasarkan pada analisis sekitar 8.500 orang di Inggris.

Mereka membandingkan orang yang minum kurang dari secangkir kopi per hari, dengan mereka yang memiliki tingkat konsumsi kopi tertinggi. Hasilnya mereka menemukan bahwa orang yang minum hingga 25 gelas kopi tidak memiliki risiko lebih tinggi mengalami kekakuan arteri, yang dapat membuat jantung tegang dan meningkatkan risiko stroke dan serangan jantung.

Meski ada perdebatan jangka panjang tentang topik ini, banyak penelitian telah menemukan manfaat kesehatan terkait dengan konsumsi kopi biasa, termasuk kesehatan jantung yang lebih baik dan umur panjang.

Tetapi sebagian besar kelompok kesehatan menyarankan orang dewasa untuk tidak mengonsumsi lebih dari 400 miligram kafein per hari atau kurang lebih empat gelas. Terlebih, jika mereka mengalami efek samping seperti gelisah, sakit kepala, masalah perut dan gangguan mood.

Jadi, apakah benar-benar aman untuk minum secangkir kopi setiap jam, 24 jam sehari?

Alice Lichtenstein, seorang profesor di Sekolah Tufts Friedman School of Nutrition Science and Policy mengatakan, data tentang konsumsi kopi yang sangat berat sangat langka, sehingga sulit untuk mengatakannya dengan pasti. Semua orang juga merespons dan memetabolisme kafein secara berbeda, katanya, sehingga risikonya mungkin tidak sama. Tetapi ada beberapa hal yang harus diingat setiap orang.

Menurut Lichtenstein, orang dengan masalah tekanan darah memiliki risiko paling jelas karena kelebihan konsumsi kafein dapat meningkatkan tekanan darah mereka ke tingkat yang tidak sehat.

Dalam kasus yang jarang terjadi, kelebihan kafein menjadi penyebab untuk masalah jantung dan bahkan kematian. Meskipun sebagian besar di antara mereka juga mengonsumsi minuman energi yang sangat terkonsentrasi atau memiliki kondisi kardiovaskular sebelumnya.

Minum 25 kopi sehari mungkin juga akan mempengaruhi tidur. Kurang tidur dikaitkan dengan obesitas dan berbagai penyakit kronis lainnya, belum lagi kelelahan dan kehilangan produktivitas.

Lichtenstein menambahkan bahwa ukuran penyajian kopi dan kandungan kafein dapat bervariasi secara drastis — 25 espresso mungkin memiliki efek yang berbeda dari 25 kopi jumbo drip, misalnya.

Akhirnya, Lichtenstein mencatat bahwa kelihatannya hampir sulit dalam kehidupan normal seseorang untuk mengonsumsi sebanyak itu. Menyeduh kopi secara terus-menerus mungkin merupakan tanda ketergantungan, terutama bagi mereka yang merasa tidak dapat berfungsi tanpanya, para ahli memperingatkan. | VIVA.CO.ID

Rubrik

Komentar

Loading...