Milad GAM, Bendera PA dan PNA Bersanding di Aceh Besar

Oleh ,
Milad GAM, Bendera PA dan PNA Bersanding di Aceh Besar
Foto: www.facebook.com/munawar.zainal

BERITAKINI.CO, Jantho | Pelaksanaan Milad GAM dipusatkan di Meureu, Indrapuri, Aceh Besar, 4 Desember 2018.

Tak seperti lazimnya, Milad kali ini diwarnai pemandangan yang tak biasa. Di sejumlah titik di Aceh Besar, tampak bendera dua partai lokal yakni Partai Aceh dan Partai Nanggroe Aceh (PNA), berdiri berdampingan.

Pemandangan ini juga diunggah salah seorang politisi PNA Munawar Liza di akun Facebooknya.

“Saya, Om Nur, Shadia (tim perunding GAM di Helsinki), dan beberapa petinggi Liga Inong Acheh (LINA) sedang menuju ke Mureue untuk mengikuti acara Milad GAM. Melewati jembatan Indrapuri, saya terharu. Bendera PNA dan PA berkibar beriringan. Akan lebih indah, kalau bendera Aceh Merdeka juga berkibar. Krue Seumangat Milad GAM yang ke-42,” tulis Munawar Liza seperti yang dilihat BERITAKINI.CO.

Semua tahu, dua parlok ini sejatinya memiliki rivalitas yang cukup kental, meski keduanya lahir dari rahim yang sama yakni GAM.

Namun sepanjang dua momen elektoral, keduanya intens bersaing, bahkan tak jarang saling “menyerang”.

Terakhir pada Pilkada 2017 lalu. Dua pentolan dari dua parlok tersebut berkompetisi merebut kursi gubernur Aceh.

Mereka adalah Ketua Umum Partai Aceh Muzakir Manaf, dan Ketua Umum PNA Irwandi Yusuf.

Nama terakhir berhasil tampil sebagai pemenang, dan dilantik pada Juli 2017 lalu. Namun tak sampai setahun, Irwandi Yusuf terbelit masalah korupsi. Ia pun ditangkap KPK.

Dari Pengadilan Tipikor di Jakarta, Irwandi memang telah beberapa kali melemparkan sinyalemen rekonsiliasi. 

Kemarin, misalnya, dia mengatakan jika PA merayakan Milad GAM, maka PNA akan bergabung. Benar saja, sejaumlah politisi PNA memang ikut meramaikan Milad GAM kali ini.  

Pelaksanaannya juga diwarnai pengibaran Bendera Bulan Bintang, yang masih kontroversi hingga saat ini.

Amatan BERITAKINI.CO, sejumlah kombatan GAM juga menyerahkan bendera itu kepada Wali Nanggroe Malik Mahmud dan meminta untuk diperjuangkan.

Rubrik
IKLAN ACEH JAYA

Komentar

Loading...