Mengaku Pejabat, Pria di Aceh Tamiang ini Tipu Toke Semen Rp 427 Juta

Mengaku Pejabat, Pria di Aceh Tamiang ini Tipu Toke Semen Rp 427 Juta

BERITAKINI.CO, Kualasimpang | Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Aceh Tamiang menangkap pria berinisial IB (43) warga Dusun Family, Desa Tanjung Karang, Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang, pelaku kasus penipuan terhadap seorang pengusaha toko bangunan di Medan, Sumatera Utara.

Dalam menjalankan aksinya, pelaku mengaku sebagai seorang pejabat eselon II di jajaran Pemkab Aceh Tamiang. Akibat ulahnya,korban bernama Rusli mengalami kerugian mencapai ratusan juta.

Kasat Reskrim Polres Aceh Tamiang Iptu Dimmas Adhit Putranto mengatakan, kasus penipuan ini dilaporkan oleh korban pada awal tahun 2017 lalu.

"Modus yang dilakukan tersangka dengan cara mengaku pejabat eselon II bernama Anto Waris saat menghubungi korban,” Dimmas, Minggu (10/2/2019).

Kata Dimmas, kasus penipuan tersebut dilakukan tersangka dengan cara meminta semen kurang lebih 10.000 sak kepada korban.

"Korban awalnya tak curiga, sebab korban mengenal Anto Waris pejabat eselon II di Aceh Tamiang, korban pun memenuhi permintaan tersebut," kata Kasat.

Pertama, kata dia, korban mengirim 500 sak semen, dan pengiriman terus berlanjut selama enam bulan dengan jumlah pengiriman sebanyak 30 kali. Total semen yang dikirim mencapai 9.134 sak.

Korban mengetahui ditipu saat melakukan penagihan. Total uang yang ditipu melalui hutang semen mencapai Rp 427 juta.

"Saat ditagih, korban mengaku belum ada uang untuk membayarnya karena proyeknya mengalami kerugian. Tersangka sempat melarikan diri. Mengetahui telah ditipu, korban meminta kepada anaknya membuat laporan ke Polres Aceh Tamiang," kata Dimmas.

Menerima laporan tersebut, Tim Opsnal Satuan Reserse Kriminal Polres Aceh Tamiang melakukan penyelidikan. Alhasil, tersangka ditangkap di rumahnya di Desa Tanjung Karang, Jumat (8/2) kemarin.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, saat ini tersangka IB diamankan di Polres Aceh Tamiang guna proses hukum lebih lanjut.

Rubrik

Komentar

Loading...