Melapor ke Polisi, Geuchik dan Bendahara di Aceh Utara ini Mengaku Rp 62 Juta Dana Desa Raib dari Bawah Jok Motor

Melapor ke Polisi, Geuchik dan Bendahara di Aceh Utara ini Mengaku Rp 62 Juta Dana Desa Raib dari Bawah Jok Motor
Geuchik Ridwan Tahib dan Bendahahra Muhammad Jafar | Foto: Ist

BERITAKINI.CO, Lhoksukon | Geuchik dan bendahara Gampong Matang Maneh, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh utara, melapor ke polisi bahwa dana desa senilai Rp 62 juta lebih raib, Senin (8/7/2019).

Kapolsek Tanah Jambo Aye AKP Adi Sucipto membenarkan laporan tersebut. "Benar, siang tadi. Yang melapor adalah Geuchiknya Ridwan Thaib dan Bendahara Muhammad Jafar," katanya pada BERITAKINI.CO.

Dari laporan yang diterima, kata Adi, kedua orang itu mengaku baru saja mencairkan dana desa tersebut di salah satu bank di Panton Labu.

Berdasarkan pengakuan mereka, duit sebanyak itu diletakkan di jok sepeda motor.

Mereka kemudian meluncur ke kantor camat.

"Kita juga tidak tahu untuk urusan apa mereka ke kantor camat, katanya menyerahkan tanda bukti pencairan, kalau tidak salah," kata Adi.

Tiba di kantor camat, mereka berdua masuk ke dalam kantor. Sementara sepeda motor, yang di dalam joknya berisi duit Rp 62 juta itu, ditinggal di tempat parkir.

Selesai dari kantor camat, keduanya keluar.

Dan saat mengambil sepeda motor, mereka mengaku mendapati uang sudah tak ada di bawah jok.

"Joknya seperti biasa, tidak ada rusak," kata Adi.

Itulah sebabnya, Adi mengatakan, pihaknya masih mendalami kasus ini.

Sejauh ini, kata Adi, penyidik telah memeriksa keduanya.

"Kita belum bisa menyimpulkan uang itu dicuri. Masih terus kita dalami," kata Adi.

Editor
Rubrik

Komentar

Loading...