Masuk Hari Terakhir, Nasib Evakuasi Lion Air JT-610 Ditentukan Besok

Masuk Hari Terakhir, Nasib Evakuasi Lion Air JT-610 Ditentukan Besok
Pengangkatan turbin pesawat Lion Air JT 610, Sabtu (3/11). (Salman Toyibi/Jawa Pos)

BERITAKINI.CO | Operasi evakuasi pesawat Lion Air JT-610 akan memasuki hari ketujuh pada Minggu (4/11/2018).

Sesuai Standard Operating Procedure (SOP) Badan SAR Nasional (Basarnas) atau Badan Nasional Pencarian dan Penyelamatan (BNPP), proses evakuasi sebuah kecelakaan tranportasi hanya dilakukan selama sepekan.

Terkait hal itu, Direktur Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto belum dapat menyimpulkan apakah proses evakuasi Lion Air JT-610 akan dihentikan hari esok.

Tim SAR gabungan akan terlebih dahulu membuat evaluasi atas temuannya selama ini.

"Kami evaluasi besok. Besok kan baru hari ketujuh, apakah kami perpanjang atau tutup," kata Budi di Dermaga JICT Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (3/11/2018).

Budi menjelaskan, pengambilan keputusan untuk memperpanjang masa evakuasi melalui rapat tim SAR gabungan, esok hari. "Besok kami rapatkan dulu," imbuhnya.

Sementara itu terkait pengangkatan badan pesawat Lion Air JT-610 dari dasar laut, Basarnas berencana memanggil ahli untuk menentukan cara pengangkatannya. Sebab pengangkatan bangkai pesawat tidak bisa dilakukan sembarangan.

"Ya nanti kalau kami kan panggil ahlinya, dia tahu itu caranya (mengangkat badan pesawat dari dasar laut, Red)," sambung Budi.

Bobot badan pesawat juga akan disesuaikan dengan crane yang dimiliki. Jika beratnya pesawat tidak sebanding dengan kapasitan cranenya, maka butuh alat lain untuk mengangkat burung besi ini dari dasar laut.

"Ya kami cari alat yang untuk mengangkatnya. Bangkai pesawat nggak mungkin rapuh. Crane yang di situ (di kapal Victory, Red) kan baru 1,5 ton. Kalau lebih dari itu ndak mampu," pungkasnya.

Penulis
Rubrik
Sumber
jawapos.com
LOKER BERITAKINI

Komentar

Loading...