Mahasiswa Demo Tolak Malik Mahmud Wali Nanggroe

Oleh ,
Mahasiswa Demo Tolak Malik Mahmud Wali Nanggroe

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Sejumlah aktivis mahasiswa yang tergabung dalam dalam Aliansi Gerakan Mahasiswa Pemuda-WN, berunjuk rasa mendesak DPRA menggelar rapat paripurna untuk mencabut mandat Malik Mahmud sebagai Wali Nanggroe Aceh.

Desakan itu disampaikan massa saat melakukan aksi unjuk rasa di Bundaran Simpang Lima dan Gedung DPRA, Senin (28/1) sekitar pukul 10.00 WIB.

Baca: GEMPA-WN Desak BPK Audit Anggaran Lembaga Wali Nanggroe

"Kami desak DPRA segera mencabut mandat Malik Mahmud sebagai Wali Nanggroe," kata Presiden Mahasiswa Unaya, Rahmatun Phounna.

Menurut mereka, pemilihan Malik Mahmud sebagai Wali Nanggroe tidak sesuai sesuai dengan Undang Undang Pemerintah Aceh yang termaktub dalam Undang-Undang Qanun Aceh Nomor 9 Tahun 2013 atas perubahan Qanun Aceh Nomor 8 Tahun 2012 Tentang Lembaga Wali Nanggroe sebagaimana disebutkan dalam pasal 70 ayat (1) bahwa Wali Nanggroe dipilih secara musyawarah oleh komisi pemilihan Wali Nanggroe yang dibentuk secara khusus.

Untuk itu, mereka mendesak DPRA menggelar sidang paripurna untuk mencabut mandat Malik Mahmud sebagai Wali Nanggroe. Selain itu juga mereka mendesak agar memperkuat harkat martabat Lembaga Wali Nanggroe.

“Kami berharap sosok Wali Nanggroe menjadi pemersatu Bangsa Aceh. Selama ini masyarakat banyak yang kontra terhadap pemilihan Wali Nanggroe, sehingga perlu dilakukan pemilihan ulang dan mancabut mandat Malik Mahmud sebagai Wali Nanggroe,” kata Phouna.

Selain itu, kata Phouna, pihaknya meminta kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk melakukan audit terhadap anggaran yang sudah digunakan Malik Mahmud sebagai Wali Nanggroe selama lima tahun yang lalu.

Usai berorasi di Bundaran Simpang Lima, puluhan mahasiswa ini kemudian melanjutkan aksinya ke gedung DPRA.

Di DPRA, massa sempat melakukan aksi bakar ban dan mendobrak pintu gerbang saat masuk ke halaman gedung DPRA. Hingga berita ini diunggah, belum ada perwakilan DPRA yang datang menemui massa.

Unjuk rasa puluhan mahasiswa ini mendapat pengawalan ketat dari petugas kepolisian.

Rubrik

Komentar

Loading...